Gangguan Indihome & Telkomsel

Telkom: Perbaikan Kabel Laut Jasuka Butuh Satu Bulan

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 23 September 2021
Telkom melakukan rerouting trafik sebagai alternatif jalur komunikasi menuju Batam untuk peningkatan kualitas layanan.
tirto.id - Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono menyebut perbaikan kabel bawah laut Jawa, Sumatera, Kalimantan (Jasuka) membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Masalah pada kabel laut Jasuka membuat koneksi internet Telkomsel dan Indihome di sejumlah daerah mengalami gangguan.

"Diperkirakan proses perbaikan kabel laut yang terganggu akan berlangsung sekitar sebulan," ujar Pujo dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis (23/9/2021).

Gangguan teridentifikasi berasal dari titik sekitar 1,5 Km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut.

Perbaikan untuk menyambungkan kembali kabel ini mencakup mempersiapkan cableship yang akan dioperasikan menuju titik gangguan untuk melakukan penyambungan, penyiapan peralatan dan kelengkapan yang diperlukan, serta pengajuan perizinan.

Pujo mengatakan Telkom melakukan rerouting trafik sebagai alternatif jalur komunikasi menuju Batam untuk peningkatan kualitas layanan. Kapasitas jaringan ditingkatkan melalui pengaktifan jalur back up dan alternatif, khususnya untuk jalur komunikasi ke wilayah tertentu seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

"Kami juga melakukan penambahan kapasitas link untuk beberapa destinasi yang masih menunjukkan okupansi tinggi," ujarnya.

Proses peningkatan kualitas layanan ini dilakukan secara bertahap. Telkom akan memprioritaskan pengguna yang melakukan panggilan video atau konferensi video untuk kebutuhan bekerja dari rumah atau belajar dari rumah.

"Kami tetap mengutamakan aplikasi video conference untuk WFH mengingat saat ini kebutuhan untuk pendidikan sedang menjadi prioritas," kata dia.


Baca juga artikel terkait JARINGAN INTERNET TELKOM atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight