Menuju konten utama

Tanggapan Menko Luhut Soal Gerakan '2019 Ganti Presiden'

Menurut  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan cukup banyak kesuksesan yang Presiden Joko Widodo capai dalam memimpin Indonesia.

 Tanggapan Menko Luhut Soal Gerakan '2019 Ganti Presiden'
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta usai menghadap Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin (20/11/2017). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan meluruskan tudingan yang menyatakan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memiliki kisah kesuksesan. Menurutnya, cukup banyak kesuksesan yang Presiden Jokowi capai dalam memimpin Indonesia.

Sikap Luhut menanggapi adanya gerakan '2019 Ganti Presiden' yang disertai klaim tidak ada kesuksesan yang dicapai Joko Widodo dalam memimpin bangsa dan negara ini. "Saya ingin katakan, pastikan kepada anda selama tiga setengah tahun saya sekarang menjadi pembantu Presiden Joko Widodo, kami memiliki success story yang sangat banyak. Saya boleh bertanggung jawab dengan itu," ujar Luhut di DPP PDI Perjuangan Jakarta pada Minggu (9/4/2018).

Menurutnya, yang mengklaim hal demikian hanya segelintir orang saja. "Karena saya pikir data-data semua yang kami punya dan kami lihat ke bawah, juga tanya sana-sini ya success story dari Presiden Joko Widodo ada," kata dia.

Ia kemudian melanjutkan kalau yang dipersoalkan gerakan itu adalah utang negara yang sudah mencapai Rp4.000 trilliun, ia meminta untuk tidak hanya melihat nominal hutangnya saja. Kendati nominalnya besar, tapi angka itu masih terkendali dengan produk domestik bruto (PDB) Indonesia $1,1 triliun.

Bahkan, dikatakannya utang Indonesia masih bisa dipacu 30-40 persen lagi. "Tapi, presiden masih mau maintain di bawah 30 persen. Jadi, jangan tadi masalah utang dibicarakan begini begitu. Hutang kita sangat terkendali," terangnya.

Lalu, ia menyatakan ingin bertemu dengan anggota gerakan '2019 Ganti Presiden' yang menyatakan Presiden Joko Widodo tidak memiliki success story. "Saya ingin bertemu sama orang yang mengatakan tidak ada success story-nya (Presiden Joko Widodo)," ucapnya.

Kalau mereka menilai ada kurangnya dari kepemimpinan Joko Widodo, ia mengakui kekurangan pasti ada. Namun, ia menekankan bahwa bukan berarti tidak ada kesuksesan.

Tidak hanya dari kepemimpinan Joko Widodo yang memiliki kekurangan, menurutnya, sampai kapan pun dan siapa pun pemimpinnya kekurangan pasti tetap ada. "Ada yang kurang ya tidak bisa kita pungkiri dan tetap saja sampai kapan pun pasti ada yang kurang. Jadi, kami juga enggak mau mengatakan bahwa kami enggak ada kurangnya," ungkapnya.

Sementara itu, ia tidak serta merta menentang gerakan untuk ganti presiden di 2019 nanti. Ia masih berpendapat bahwa itu hak demokrasi rakyat karena rakyat yang menentukan.

"Ya orang mau ganti ya sah-sah saja, akhirnya rakyat yang memutuskan. Saya pikir dari indikasi yang saya lihat yang menentukan ya hanya rakyat," terangnya.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari Shintaloka Pradita Sicca

tirto.id - Politik
Reporter: Shintaloka Pradita Sicca
Penulis: Shintaloka Pradita Sicca
Editor: Maya Saputri