Menuju konten utama

Tak Khawatir Koalisi Gemuk, TKN Persilakan PAN-Demokrat-PKS Gabung

TKN Jokowi-Ma'ruf tidak mempersoalkan koalisinya bertambah gemuk jika ada anggota baru bergabung. 

Tak Khawatir Koalisi Gemuk, TKN Persilakan PAN-Demokrat-PKS Gabung
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan), Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate (tengah), dan Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira berbincang seusai menggelar pertemuan tertutup di kantor DPP Nasdem, Jakarta, Selasa (3/4/2018). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

tirto.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mempersilakan partai-partai pendukung Prabowo-Sandiaga bergabung dengan kubunya. TKN tidak mempersoalkan koalisi akan bertambah gemuk jika ada anggota baru.

Wakil Ketua TKN Johnny G Plate menilai tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena Jokowi-Ma'ruf juga pasti mencari orang-orang terbaik untuk mengisi posisi strategis di pemerintahannya.

Menurut Johhny, wakil-wakil partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf juga tidak harus menempati posisi di kabinet. Dia menambahkan, sampai saat ini, TKN pun belum membahas siapa yang akan menduduki posisi di kabinet Jokowi-Ma'ruf.

"Jabatan bukan cuma kabinet, ada banyak penugasan-penugasan di luar kabinet yang membutuhkan putra-putri terbaik bangsa, kalau ada putra-putri terbaik bangsa dari Demokrat, PAN, dan PKS, ya ayo," kata Johnny kepada wartawan, di Jakarta pada Jumat (3/5/2019).

Menurut Johnny, koalisi gemuk ini tidak perlu ditakutkan membawa dampak buruk ke pemerintahan. Dia justru meyakini semakin banyak partai bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf, pemerintahan akan bisa menjadi lebih baik.

"Tinggal kami gabung sama DPD, selesai," ujar Johnny. "Selama makin banyak yang mau mengurus negara, makin baik."

Sebelumnya, TKN juga meyakini partai-partai pendukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019 berhasil merebut 60,7 persen kursi di parlemen. Hal ini memudahkan mereka untuk memilih Ketua DPR dan Ketua MPR.

Saat ini, dalam koalisi pendukung Jokowi-Maruf sudah ada PDIP, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, Perindo, PSI, PKPI dan yang paling terakhir bergabung PBB. Partai-partai itu mendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Belakangan setelah Pilpres 2019 berlangsung dan Jokowi-Ma'ruf diprediksi unggul dalam perolehan suara, Demokrat dan PAN menunjukkan sinyal berminat untuk bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Politik
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Addi M Idhom