Menuju konten utama

Sri Mulyani Sebut APBN 2023 Surplus Rp131,8 Triliun per Februari

Sri Mulyani mengatakan pendapatan negara sepanjang Februari tumbuh 38,7 persen atau mencapai Rp419,6 triliun.

Sri Mulyani Sebut APBN 2023 Surplus Rp131,8 Triliun per Februari
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kanan) bersiap saat hari kedua pertemuan 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (16/7/2022). ANTARA FOTO/POOL/Fikri Yusuf/foc.

tirto.id - Kementerian Keuangan mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) surplus sebesar Rp131,8 triliun pada Februari 2023. Surplus ini disebabkan pendapatan negara yang lebih tinggi dibandingkan belanja negara.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pendapatan negara sepanjang Februari tumbuh 38,7 persen atau mencapai Rp419,6 triliun. Sedangkan belanja negara tumbuh 1,8 persen atau berada di Rp287,8 triliun selama bulan lalu.

“Dengan demikian surplus APBN pada akhir Februari adalah Rp131,8 triliu. Jadi APBN kita masih surplus secara total," katanya dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (14/3/2023).

Bendahara Negara itu merincikan pendapatan negara sebesar Rp419,6 triliun selama Februari 2023 terdiri dari penerimaan perpajakan yang tumbuh 30,1 persen. Di mana sektor perpajakan mencapai sebesar Rp332,2 triliun.

Penerimaan perpajakan tersebut terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp280 triliun dan kepabeanan dan cukai Rp53,3 triliun. Sementara untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat Rp86,4 triliun.

Di sisi lain, belanja negara yang sebesar Rp287,8 triliun terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp182,6 triliun. Itu terdiri dari belanja kementerian lembaga sebesar Rp76,4 triliun dan belanja non-kementerian lembaga Rp106,2 triliun. Sedangkan untuk transfer ke daerah senilai Rp105,2 triliun.

"Itu adalah situasi APBN sampai Februari yang kondisinya jauh lebih kuat dibandingkan Januari dan Februari tahun lalu dilihat dari posturnya, baik penerimaan dan belanja," pungkas Sri Mulyani.

Baca juga artikel terkait APBN 2023 atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Abdul Aziz