Menuju konten utama

Sinopsis Ishq Mein Marjawan ANTV Episode 113: Tara Ikuti Netra

Sinopsis Ishq Mein Marjawan episode ini dimulai dengan cerita Netra yang bertemu dengan seseorang untuk merencanakan kembali misinya.

Sinopsis Ishq Mein Marjawan ANTV Episode 113: Tara Ikuti Netra
Film India Ishq Mein Marjawan. FOTO/IMDB

tirto.id - Drama India Ishq Mein Marjawan episode 113 tayang di ANTV Rabu (13/11/2019) pukul 12.00 WIB.

Sinopsis Ishq Mein Marjawan episode ini dimulai dengan cerita Netra yang bertemu dengan seseorang untuk merencanakan kembali misinya.

Netra tak sadar jika kepergiannya menemui orang tersebut diikuti oleh Tara. Tara semakin penasaran siapa sebenarnya Netra.

Sebelumnya, Netra mengambilkan segelas air dan obat untuk Vasundara yang masih lemas. Vasundara harus dirawat karena kepalanya dipukul oleh Tara dari belakang saat berada di mobil.

“Terima kasih telah kembali, Netra. Deep sangat menghawatirkanmu," ujar Vasundara usai meneguk air putih.

Tara tersenyum, sesaat kemudian handphone nya berdering. Ada panggilan masuk dari nomor tak dikenal.

Netra tampak cuek dengan panggilan tersebut. Namun sesaat kemudian handphone Netra kembali berdering.

“Aku akan bicara usai ibu pulih. Aku pamit keluar, sebentar lagi akan sampai sini," ucap Netra pamit pada ibunda Deep. Ia masih tak mengangkat telepon tersebut namun langsung menuju ke mobil.

“Siapa itu Netra? Siapa yang menelfonmu?” ucap Tara

Tara mengintip Netra sejak di kamar bersama Vasundara. Saat Netra keluar rumah, Tara tampak mengikutinya.

“Halo. Aku akan segera jalan dan menemuimu," jawab Netra saat ia hendak mengendarai mobil.

Sesaat kemudian, Netra sampai di lokasi yang dituju. Ia memarkirkan mobil di depan rumah tersebut.

Sesaat kemudian, Tara membuntuti Netra, namun Tara tak sengaja menyenggol bahu seseorang yang sedang lewat disebelahnya, Tara membentak orang tersebut.

“Tidak mungkin. Kemana dia pergi?” ujar Tara saat tak lagi melihat Netra.

Di sebuah kamar, Arohi terikat di sebuah tempat tidur, tangannya diikat dengan tali. Sesaat kemudian, handphone Arohi berdering. Ia bersusah payah menggapai handphone tersebut.

Saat ia hendak mengangkat telepon, tiba-tiba seseorang mengangkat pisau menuju ke arahnya.

Arohi sontak terkejut, ia menjerit namun orang tersebut memotong tali yang ada di tangan Arohi hingga terputus. Orang tersebut menyuruh Arohi agar tetap tenang.

Netra sampai di sebuah ruangan, perlahan ia membuka ruangan gelap tersebut. Berjalan pelan dan mendekati seseorang yang sedang duduk.

“kau memanggilku dan aku sudah di sini," ucapnya. Lelaki tersebut beranjak dari duduknya.

“Selamat datang, Monica. Aku telah menunggumu," ucap lelaki tersebut menghadap ke Netra.

“10 April. Kau ingat tanggal tersebut?” lanjut lelaki tersebut

“Waktuku telah usai pada tanggal itu,” jawab Netra sembari melipat kedua tangannya.

Netra menjelaskan harusnya sebelum tanggal tersebut ia telah menyelesaikan urusannya dengan Deep, Tara dan juga Arohi. Ia akan menyusun rencana baru.

“Netra. Netra. Netra,” panggil Deep saat tak ditemuinya seseorang di kamarnya.

Ia mencari-cari Netra yang tak berada di kamar. Deep turun ke lantai satu untuk mencari Netra.

Vasundara menemui anaknya dan menjelaskan bahwa Netra sedang berada di luar rumah dan sebentar lagi akan kembali.

Sesaat kemudian, Netra sampai di halaman depan rumah.

“Monica,” suara perempuan memanggil Netra

“Siapa yang memanggil namaku?” Netra tampak menengok kanan kiri namun tak ada orang. Ia terus melangkah ke dalam rumah.

Orang yang memanggil namanya adalah Tara yang sebelumnya sudah sampai di rumah terlebih dahulu usai membuntuti Netra bertemu dengan seorang laki-laki.

Baca juga artikel terkait DRAMA INDIA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Film
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Nur Hidayah Perwitasari