Menuju konten utama

Sinopsis Drama India Ishq Mein Marjawan EP 100: Nyawa Deep Terancam

Sinopsis drama India Ishq Mein Marjawan episode 100 di ANTV: Liontin mengancam nyawa Deep.

Sinopsis Drama India Ishq Mein Marjawan EP 100: Nyawa Deep Terancam
Film India Ishq Mein Marjawan. FOTO/IMDB

tirto.id - Drama India Ishq Mein Marjawan episode 100 tayang di ANTV Selasa (29/10/2019) pukul 12.00 WIB. Sinopsis episode ini dimulai dengan Arohi yang ditelepon seseorang untuk menyerahkan liontinnya. Jika tidak, maka nyawa Deep menjadi taruhan.

Tara menemui Deep yang sedang berada di ruang Tamu. Tara menjelaskan, Arohi ingin membunuh Raj. Beberapa saat kemudian, Vasundara meminta Deep melarang Arohi untuk tidak membunuh Raj. Tara merekam semua percakapan antara Vasundara dengan Deep di HP-nya.

Arohi yang berada di kamar membuka lemarinya, ia mencari pistol dan merakitnya. Usai merakit, ia menemukan foto Abimanyu. Arohi teringat kematian Abimanyu beberapa waktu lalu saat Abimanyu ditembak. Tiba-tiba seseorang mengetuk kamarnya. Arohi segera menyembunyikan foto dan pistol di balik bantal. Deep masuk ke kamar Arohi dan mendekatinya.

"Apa yang kau sembunyikan?" tanya Deep pada Arohi.

Arohi menjawab tak ada yang disembunyikan. Deep memegang pundak Arohi dan mengeluh hari ini ia sangat dingin, tak sehangat biasanya.

"Maafkan aku jika mengecewakanmu," ujar Arohi yang berada di dalam pelukan Deep.

Deep mendudukkan Arohi di kasur, ia meminta maaf pada Arohi jika selama ini belum menjadi suami yang baik untuknya. Deep berjanji akan membuat Arohi bahagia. Deep mengambil setangkai mawar di pot bunga Arohi.

"Apakah kau mau menikah denganku lagi?" tanya Deep pada Arohi.

Arohi berkaca-kaca, ia memeluk lelaki di depannya itu. Deep kemudian mengajaknya untuk pergi ke luar rumah. Sesampainya di mobil, Arohi pamit untuk mengambil HP yang masih tertinggal di kamar. Namun Deep melarangnya untuk kembali, Deep yang akan mengambil HP tersebut.

Saat Deep masuk ke rumah, Arohi duduk di kursi sopir, ia ingin melaju dan menemui Raj, tetapi kunci mobil tersebut dibawa Deep.

Deep bertanya-tanya apakah Arohi merencanakan sesuatu. Deep tak menemukan HP Arohi di kamar. Deep berlari menuju mobilnya, tetapi Arohi sudah tidak ada di mobil.

Raj berada di ruangan dan mengikat Vasundara di sebuah kursi. Ia menelepon Arohi dengan nomor tanpa nama. Arohi masuk ke sebuah ruangan dan orang tersebut memberi tahu, Arohi harus melihat layar televisi yang ada di sebelahnya. Di layar itu muncul Deep yang sedang menelepon.

"Jika kau mematikan HP atau layar itu, maka Deep akan mati," ujar Raj.

Arohi terkejut, ia masih tak tahu siapa sebenarnya orang yang sedang meneleponnya ini.

"Aku ingin liontinmu," ujar Raj via telepon.

Raj mendesak Arohi agar memberi tahu di mana liontin itu berada.

"Aku menaruhnya di suatu tempat dan tak ada seorang pun yang mengetahuinya," jawab Arohi.

"Deep akan mati atau kau menyerahkan liontin kepadaku," ujar Raj.

Raj menghitung satu sampai tiga dan Deep akan mati. Namun Arohi menahannya, Arohi juga tak boleh menelepon Deep. Arohi terus mengamati layar yang ada di depannya. Terlihat Deep sedang duduk di kursi menghadap laptop.

Lampu rumah yang sangat besar tepat berada di kepala Deep yang perlahan-lahan mulai turun. Deep tak mengetahuinya. Arohi menjerit saat tiba-tiba layar di depannya menghitam dan gambar Deep menghilang.

Baca juga artikel terkait ISHQ MEIN MARJAWAN atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Film
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Dipna Videlia Putsanra