Menuju konten utama

Rizal Ramli: Masyarakat Indonesia Belum Sejahtera di Era Jokowi

Rizal Ramli menyebutkan, rata-rata masyarakat Indonesia mengaku tidak puas dengan pemerintahan Jokowi-JK.

Rizal Ramli: Masyarakat Indonesia Belum Sejahtera di Era Jokowi
Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli berdiri di ruang tunggu Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/5). ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf

tirto.id - Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli, menyebut bahwa mayoritas masyarakat Indonesia tak bertambah sejahtera dalam dua tahun belakangan.

Hal itu ia sampaikan usai menemui wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik.

Menurut Rizal, kesimpulan atas ketidakpuasan masyarakat itu didasarkan atas pengalamannya berkeliling ke berbagai Provinsi di Indonesia.

Dalam lawatannya tersebut, ia kerap bertanya kepada masyarakat soal peningkatan kesejahteraan di era Jokowi-Jusuf Kalla (JK).

Jawabannya adalah masyarakat rata-rata tidak yakin bahwa kehidupannya akan lebih baik 2 tahun lagi, dan tidak yakin lebih baik 7 tahun lagi.

"Itu lah kenapa kita perlu bicara dengan ketua pemenangan Gerindra dan Pak Taufik supaya kita bisa explore apa yg bisa kami lakukan," imbuhnya.

Menurut Rizal, indikator kepuasan masyarakat atas kinerja Jokowi-JK dapat dilihat melalui angka pertumbuhan ekonomi yang stagnan di kisaran lima persen. Penyebabnya adalah kebijakan ekonomi neo-liberal yang diterapkan selama dua tahun belakangan.

Kesimpulan itu didasarkan pada dua hal, ungkap Rizal, "Satu karena model pembangunannya ala bank dunia yang tidak pernah tinggi. Yang kedua karena pembangunan yang ditopang sangat besar dengan hutang. Jadi begitu ngegas sedikit, hutangnya nambah, ya mundur lagi."

Rizal menambahkan, cara tersebut harus diubah sehingga Indonesia tak melulu mengandalkan hutang sebagai stimulus pembangunan. Cara-cara yang dipakai oleh pemerintah Jokowi-JK, tegas dia, adalah cara konvensional.

"Pola pembangunan ini harus diubah dengan pola Asian," ujar dia. "Seandainya itu kita capai, lapangan pekerjaan akan lebih banyak, upah otomatis juga akan naik, rakyat juga hidupnya lebih baik." jelasnya.

Baca juga artikel terkait PERTUMBUHAN EKONOMI atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Yandri Daniel Damaledo