tirto.id - Update ranking FIFA Timnas Indonesia Juni 2025 masih aman dari kejaran Timnas Malaysia. Kendati kalah dari Jepang, Tim Garuda masih bisa naik 5 anak tangga. Timnas Indonesia diprediksi bakal menempati peringkat 118 dalam update terbaru ranking FIFA.
Rangkaian laga FIFA Matchday Juni 2025 telah rampung. Beberapa tim Asia ada yang bermain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 (WCQ), Kualifikasi Piala Asia 2027, maupun laga uji coba internasional.
Timnas Indonesia melakoni 2 pertandingan WCQ 2026 Zona Asia, menghadapi China dan Jepang. Hasilnya, Indonesia meraih 1 kemenangan, namun juga menelan 1 kekalahan.
Sebelum 2 laga tersebut, tim besutan Patrick Kluivert menempati ranking 123. Berdasar informasi di laman resmi FIFA, Indonesia mengoleksi 1.142,92 poin. Untuk mendongkrak posisi, Timnas Indonesia tentu dituntut meraih hasil positif atas China dan Jepang.
Dari sisi hasil, Timnas Indonesia menang atas China 1-0, melalui gol Ole Romeny. Kemenangan tersebut membuat Tim Garuda menambah 15,05 poin FIFA. Hal ini lantaran China menempati ranking lebih tinggi, yakni 94.
Namun ketika bertandang ke Jepang, Merah Putih kalah telak 6-0. Secara hitungan, Garuda kehilangan 3,42 poin. Dengan demikian berdasar hitungan total, Timnas Indonesia masih surplus 11,63 poin dari hasil matchday Juni 2025.
Mengacu laman Football Ranking, tambahan poin tersebut membuat Timnas Indonesia diprediksi mengoleksi hingga 1.154,55 poin, dan berpeluang naik 5 anak tangga ke peringkat 118. FIFA baru melakukan update resmi terkait ranking dunia pada 10 Juli 2025.
Ranking Timnas Indonesia Disusul Malaysia?
Lantas, apakah kekalahan dari Jepang membuat Timnas Indonesia bisa disusul Malaysia? Dalam hal ini, Indonesia masih sangat aman dari kejaran Tim Negeri Jiran, meski dalam ajang Kualifikasi Piala Asia 2027 Tim Harimau Malaya menang 4-0 atas Vietnam.
Sebelum matchday Juni 2025 Harimau Malaya menempati peringkat 131, dengan koleksi 1.123,57 poin. Menariknya guna memperbaiki ranking, Timnas Malaysia melakoni total 3 pertandingan sepanjang Mei sampai Juni 2025.
Dua laga uji coba dilakoni Malaysia melawan Cape Verde, tim ranking 72 dunia yang turut diperkuat kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes.
Hasilnya, laga pertama pada 29 Mei dilakukan di luar kalender FIFA sehingga tambahan poin tidak banyak. Ketika itu hasil imbang 1-1 membuat Malaysia mendapat tambahan 1,00 poin.
Laga kedua digelar pada 3 Juni 2025, masuk kalender FIFA. Hasilnya Malaysia kalah 3-0 di laga tersebut, sehingga berpeluang kehilangan 3,02 poin.

Akan tetapi ketika bermain di Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025, Timnas Malaysia sanggup menang 4-0 atas Vietnam. Tambahan 13,99 poin diperoleh Malaysia, mengingat Vietnam menempati peringkat lebih baik, 109 dunia.
Dengan demikian secara total Timnas Malaysia mendapat tambahan 11,97 poin dari 3 pertandingan. Malaysia kini mengoleksi 1.135,54 poin, dan menurut prediksi Football Ranking bakal naik 5 anak tangga ke ranking 126 dunia.
Situasi ini jelas membuat Malaysia masih terpaut cukup jauh dari Timnas Indonesia, yakni hingga 8 anak tangga. Dari sisi jumlah poin, Timnas Indonesia unggul 19,01 poin dari sang rival.
Sementara itu hasil laga Juni 2025, Timnas Thailand diprediksi keluar dari 100 besar ranking FIFA. Sebelum ini Thailand menjadi satu-satunya tim ASEAN dalam 100 besar ranking FIFA, yakni peringkat 99 dengan 1.234,31 poin.
Akan tetapi sepanjang matchday Juni 2025, Thailand hanya 1 kali menang atas India dalam laga friendly, 4 Juni 2025. Kemenangan itu membuat Thailand menambah 4,03 poin.
Namun sayang sekali ketika bermain di Kualifikasi Piala Asia 2027, Thailand kalah 3-1 dari Turkmenistan negara ranking 142 dunia. Akibatnya Thailand kehilangan 16,27 poin, sekaligus diprediksi turun ke ranking 101 dunia, dengan 1.222,07 poin.
Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia Juni 2025
Berikut prediksi ranking FIFA Timnas Indonesia dan tim Asia lainnya, usai FIFA Matchday Juni 2025: Rank Lama Poin Lama Rank Baru Poin Baru Jepang 15 1.652,64 16 1.641,24 Iran 18 1.637,39 20 1.624,30 Korea Selatan 23 1.574,93 23 1.587,08 Australia 26 1.554,55 24 1.578,63 Qatar 55 1.456,58 53 1.459,85 Uzbekistan 57 1.437,02 55 1.449,12 Arab Saudi 58 1.418,96 58 1.421,48 Irak 59 1.413,40 59 1.416,99 Yordania 62 1.389,15 64 1.385,54 Uni Emirat Arab 65 1.382,70 66 1.379,85 Oman 77 1.323,91 79 1.314,36 Bahrain 84 1.290,00 90 1.267,02 Suriah 93 1.253,81 91 1.260,82 China 94 1.250,95 94 1.249,46 Palestina 101 1.224,65 99 1.236,44 Thailand 99 1.234,31 101 1.222,07 Kirgistan 103 1.205,68 102 1.208,57 Tajikistan 104 1.203,42 104 1.202,54 Lebanon 112 1.177,94 112 1.172,44 Vietnam 109 1.183,83 113 1.169,84 Indonesia 123 1.142,92 118 1.154,55 Korea Utara 118 1.153,58 119 1.151,05 Malaysia 131 1.123,57 126 1.135,54 India 127 1.132,03 133 1.113,23 Kuwait 134 1.112,12 138 1.098,87 Turkmenistan 142 1.076,13 139 1.092,40 Filipina 146 1.063,01 145 1.066,35 Hong Kong 153 1.033,05 147 1.046,91 Yaman 158 1.017,56 156 1.021,25 Singapura 161 1.002,26 159 1.017,29 Myanmar 162 995,21 160 1.004,06 Afganistan 160 1.008,39 161 1.001,38 Maladewa 164 986,42 172 965,75 China Taipei 166 979,85 173 964,06 Nepal 175 936,29 176 923,26 Kamboja 181 912,67 180 910,20 Brunei 185 893,35 183 900,62 Bangladesh 183 904,16 184 899,01 Laos 190 876,40 185 890,35 Bhutan 182 906,80 186 888,94 Mongolia 187 879,75 188 879,75 Macau 193 865,29 192 865,29 Timor Leste 197 839,53 195 855,35 Sri Lanka 200 833,77 196 855,13 Pakistan 198 838,25 201 829,40 Guam 202 823,08 202 823,08
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id































