Raja dan Ratu Malaysia Karantina Diri Usai 7 Staf Positif Corona

Oleh: Yantina Debora - 26 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Usai 7 staf dinyatakan positif corona, Raja dan Ratu Malaysia memutuskan untuk karantina diri selama 14 hari.
tirto.id - Raja dan Ratu Malaysia memutuskan untuk karantina diri setelah tujuh staf dari Istana Negara dinyatakan positif virus corona Covid-19. Hal itu dilaporkan kantor berita nasional Bernama, yang dikutip Straits Times Kamis (26/3/2020)

Pengawas Keuangan Kerajaan Ahmad Fadli Shamsuddin mengatakan Sultan Abdullah Ri'ayatuddin dan istrinya Tuanku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah telah diperiksa terkait infeksi corona dan hasilnya negatif.

Meski negatif, Raja dan Ratu memutuskan untuk melakukan karantina sendiri selama 14 hari mulai Rabu (25/3/2020), kata Ahmad Fadli.

Sementara tujuh pekerja, Ahmad Fadli mengatakan mereka dalam kondisi stabil. Dikutip dari Malaysiakini, Kementerian Kesehatan Malaysia sedang menyelidiki bagaimana ketujuh staf raja tersebut terinfeksi Covid-19.

Malaysia saat ini memiliki jumlah kasus virus corona terbanyak di Asia Tenggara. Data CSSE Johns Hopkins, kasus positif corona di Malaysia mencapai 1.796 dengan total meninggal 20 orang dan pasien sembuh 199 orang.

Wabah corona yang kian meluas, pemerintah Malaysia telah mengumumkan lockdown dua minggu pada Senin (16/3/2020), dikutip dari The Diplomat.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan lembaga keagamaan, sekolah, bisnis, dan kantor pemerintah akan ditutup mulai Rabu hingga 31 Maret. Hanya layanan penting termasuk supermarket, bank, pompa bensin, dan apotek yang akan tetap buka.

Dia mengatakan sebagian besar perjalanan masuk dan keluar dari negara itu akan dilarang. Semua orang Malaysia yang kembali dari luar negeri harus melakukan karantina sendiri selama 14 hari, mengikuti pola yang telah diterapkan beberapa negara lain untuk memperlambat penularan virus dari luar negara.

Muhyiddin mengatakan dalam pesan yang disiarkan Senin malam bahwa langkah-langkah drastis diperlukan untuk mencegah wabah memburuk. Dia mengatakan akan ada pasokan makanan yang cukup dan perawatan kesehatan yang memadai, termasuk masker untuk semua orang dalam upaya untuk memadamkan potensi kepanikan publik.

Kasus Covid-19 di Asia Tenggara per 26 Maret 2020:

1. Malaysia - 1.796 kasus
2. Thailand - 1.045 kasus
3. Indonesia - 790 kasus
4. Filipina - 636 kasus
5. Singapura - 631 kasus
6. Vietnam - 148 kasus
7. Brunei - 109 kasus
8. Kamboja - 96 kasus
9. Laos - 3 kasus
10. Timor Leste - 1 kasus


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight