R Kelly Dibebaskan Usai Bayar $100 Ribu di Kasus Pelecehan Seksual

Oleh: Adrian Samudro - 26 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
R Kelly dibebaskan dari penjara setelah membayar uang jaminan sebesar 100 ribu dolar AS di kasus pelecehan seksual.
tirto.id - Penyanyi R&B, R Kelly dibebaskan dari penjara Chicago setelah membayar uang jaminan sebesar 100 ribu dolar AS pada Senin (26/2/2019). Dilansir BBC, sebelumnya R Kelly mengaku tidak bersalah atas 10 tuduhan pelecehan seksual terhadap 4 perempuan, yang 3 di antaranya adalah anak di bawah umur.

Penyanyi dan penulis lagu itu ditangkap pada Jumat dan menghabiskan akhir pekannya di penjara. Pria bernama lengkap Robert Sylvester Kelly ini terlihat mengenakan mantel biru dan tidak berbicara kepada awak media saat dia dikawal keluar dari penjara oleh pengacaranya.

Atas tuduhan ini, seorang hakim menetapkan denda sebesar 1 juta dolar AS, yang berarti Kelly harus memberikan 10 persen dari jumlah tersebut untuk bisa dibebaskan. Dia juga dibebaskan dengan syarat dilarang melakukan kontak dengan perempuan di bawah 18 tahun, menurut laman AP News.

Dia diadili karena tuduhan pelecehan seksual yang diduga telah terjadi sejak tahun 1998. Dia telah menghadapi puluhan tahun atas klaim pelecehan seksual tanpa dihukum dan telah membantah semua tuduhan sebelumnya, seperti pada tahun 2008 dia dibebaskan atas tuduhan pornografi anak.

Pengacara Michael Avenatti, yang mewakili dua penuduh Kelly, mengatakan pada Senin tim hukumnya memberikan video kedua kepada jaksa yang menunjukkan Kelly melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak di bawah umur.

Avenatti sebelumnya memberikan bukti video kepada jaksa yang katanya menunjukkan Kelly berhubungan seks dengan seorang gadis di bawah umur.

Avenatti mengatakan video kedua melibatkan seorang gadis berusia 14 tahun. Dia menyebut rekaman dari tahun 1999 atau 2000 itu berdurasi sekitar 55 menit, tetapi dia tidak mengatakan apakah itu adalah gadis berusia 14 tahun yang sama dalam video pertama yang diserahkan kepada pihak berwenang.

“Tingkah laku dalam rekaman itu bisa digambarkan sebagai tindakan yang keterlaluan, ilegal. Tidak ada keraguan tentang kesalahan Tuan Kelly, "kata Avenatti.

Pengacara pembela, Steve Greenberg, menegaskan pada konferensi pers, Kelly tidak melakukan kesalahan dan mengatakan tidak ada yang menunjukkan kepadanya bukti yang bertentangan.

“Semua orang berhak atas pembelaan. Setiap orang berhak atas anggapan tidak bersalah. Kita semua harus mundur selangkah. Mari kita lihat apa yang terjadi, apa buktinya dan bagaimana hasilnya, "kata Greenberg.

Rincian tuduhan terhadap Kelly muncul pada Sabtu ketika jaksa penuntut merilis empat dokumen terperinci, masing-masing satu dari tiap penuduh yang menguraikan dasar atas tuduhan tersebut. Tuduhan ini berdasarkan kejadian pada 1998 yang sudah berjarak lebih dari satu dekade lamanya.

Pada 1998, seorang gadis melaporkan bertemu Kelly di sebuah restoran tempat ia mengadakan pesta ulang tahun ke-16. Manajer Kelly memberinya kartu nama dan menyarankan agar ia menelepon Kelly. Ibu gadis itu mendengar pertukaran itu, mengambil kartu itu dan memberi tahu manajer putrinya baru berusia 16 tahun.

Akan tetapi putrinya kemudian mengambil kartu itu dari dompetnya. Dia menghubungi Kelly, yang menyuruhnya naik taksi ke studionya, di mana mereka melakukan hubungan seks secara berkala selama setahun, kata dokumen itu. Setelah pertemuan pertama, dia diberi amplop uang tunai.

Seorang perempuan lain yang merupakan penata rambut di Chicago juga melaporkan kepada jaksa. Dalam sebuah dokumen, pada awal 2003, R Kelly melakukan pelecehan seksual kepada perempuan tersebut dengan memberikan kemeja yang dipakai perempuan itu kepada pihak berwenang sebagai barang bukti.

Dengan adanya tayangan film doc=kumenter “Surviving R Kelly” membuat tuduhan ini semakin kuat karena tayangannya yang berisi dugaan pelecehan terhadap banyak perempuan.

R Kelly yang berasal dari masyarakat miskin di sisi selatan Chicago, memulai kariernya pada tahun 1993 sebagai penyanyi R&B dengan album solo pertamanya, “12 Play” yang menghasilkan lagu–lagu bertema seks populer seperti “Your Body’s Callin” dan “Bump N’ Grind.”

Dia juga telah banyak menulis lagu untuk artis lain, termasuk Celine Dion, Michael Jackson dan Lady Gaga.


Baca juga artikel terkait KASUS PELECEHAN SEKSUAL atau tulisan menarik lainnya Adrian Samudro
(tirto.id - Sosial Budaya)


Penulis: Adrian Samudro
Editor: Dipna Videlia Putsanra