Indeks Youtube

"Investasi" Jokowi Lewat Vlog
Presiden Joko Widodo aktif membuat video blog (vlog). Ia merangkul anak-anak muda yang kini lebih mudah dijangkau melalui video blog.
Vlog, Alat Diplomasi Baru Presiden Jokowi
Vlog alias video blog menjadi salah satu alat diplomasi para pemimpin dunia termasuk Presiden Joko Widodo.

Awkarin dan Alat Permak Suara Bernama Autotune
Awkarin merilis single solo pertamanya berjudul "Candu" di kanal Youtube. Banyak komentator mengkritiknya karena terdengar memakai autotune, software penyelaras nada.
Benarkah Youtube Membunuh Industri Musik?
Nama-nama besar musisi dunia mengecam Youtube yang dianggap pelit dalam royalti. Bagaimana dengan layanan selain Youtube?
Aplikasi Virtual Reality Youtube Diluncurkan ke Play Store
Google baru saja merilis aplikasi Youtube Virtual Reality (VR) dan bisa diakses oleh pengguna android melalui Play Store. Aplikasi ini memungkinkan pengguna menikmati video-video dari Youtube.
Menyaring Informasi di Media Sosial
Saat Pilkada di kota-kota besar dengan penduduk padat pengguna media sosial, seperti DKI, media-media yang berpihak pada calon tertentu, terus memproduksi berita positif mengenai calon yang didukungnya, Demikian pula para fans garis keras yang mengunggulkan pesona calon yang didukungnya, sekaligus membuat muatan yang memojokkan lawannya. Informasi inilah yang perlu disaring.

Bisnis Menggiurkan Endorsement di Media Sosial
Berapa banyak follower Anda di Instagram, Facebook, atau Snapchat? Jika sudah puluhan ribu, Anda bisa jadi jutawan. Jika Anda di Amerika dan punya follower jutaan, Anda bisa meraup miliaran rupiah hanya dengan satu kali posting menyebut produk tertentu. Istilahnya: endorsement.

Akuisisi Time Warner, Upaya AT&T Amankan Masa Depan
Sabtu akhir pekan lalu AT&T dan Time Warner telah menyetujui kesepakatan merger. AT&T dikabarkan setuju untuk membayar sekitar $85 miliar untuk membeli Time Warner. Jika hal ini benar terwujud, terlepas dari adanya kemungkinan merger tersebut gagal, maka sebuah perusahaan raksasa telekomunikasi, media dan televisi yang mampu mengubah peta industri hiburan dunia akan terbentuk.
Kenakalan Pesepakbola di Era Informatika
Media sosial telah mengubah pola interaksi manusia, khususnya antara figur publik dan para penggemarnya. Para pesepakbola tidak ketinggalan memanfaatkan media sosial untuk bersosialisasi sekaligus memperkuat citra diri. Namun, terkadang semuanya tidak sesuai harapan dan berbalik menjadi bahan olok-olokan.

"YouTuber Harus Bisa Bertanggung Jawab"
Menjadi YouTuber ternyata menjanjikan penghasilan yang menggiurkan. Beberapa YouTuber asal Indonesia sukses menekuni bisnis ini. YouTuber pun menjadi impian banyak anak muda.
Yang Negatif Yang Diminati
Sebagian YouTubers asal Indonesia dinilai menampilkan materi-materi yang negatif mulai dari bicara kotor hingga vulgar, bahkan unsur pornografi. Ironisnya, mereka justru memiliki banyak penonton dan pengikut.

YouTube Mencetak Milyarder Dunia
YouTube diciptakan dari oleh trio Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim pada 2005. Mereka menjadi milyarder setelah YouTube dibeli Google. Tak hanya menjadikan trio itu kaya raya, YouTube juga berhasil menciptakan banyak milyarder di dunia.

Kaya Raya Berkat YouTube
Indonesia memiliki banyak YouTubers yang memiliki penghasilan rata-rata puluhan juta rupiah per bulan. Dengan penonton YouTube Indonesia yang terus meningkat dan pernah mencatat pertumbuhan hingga 130 persen, situs ini menjadi ajang mencari duit yang cukup menggiurkan.
Jokowi Luncurkan Akun Youtube Resmi
Presiden Jokowi meluncurkan akun Youtube resminya di Istana Bogor, Sabtu (28/5/2016) pagi. Sebelumnya, ia telah meluncurkan akun Twitter @jokowi dan Facebook (Presiden Joko Widodo) pada tanggal 21 Juni 2015, kemudian disusul peluncuran situs resmi www.presidenri.go.id pada 15 Desember 2015, dan peluncuran akun Instagram @jokowi pada tanggal 28 Januari 2016. Akun YouTube dengan nama Presiden Joko Widodo, mulai dapat diakses para netizen pada pukul 09.00 WIB, Sabtu 28 Mei 2016.
Aplikasi Games, Pesan Instan, dan Media Sosial Tetap Favorit
Sebuah studi terbaru dari Baidu, sebuah perusahaan internet terkemuka asal Cina, mengungkapkan bahwa games, pesan instan dan media sosial masih merupakan tiga kategori aplikasi mobile yang paling populer di Indonesia.
Masuk tirto.id







