Indeks Korea Selatan

Ekonomi
Senin, 23 Mei 2016

Jokowi Puji Kemajuan Ekonomi Korea Selatan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pada tahun 1950 hingga 1970 posisi Indonesia kurang lebih sama seperti negara Korea Selatan, baik dari sisi ekonomi, perkotaan dan pedesaan. Namun kini negeri itu jauh melampaui Indonesia.
Politik
Sabtu, 21 Mei 2016

Presiden Jokowi Pulang Bawa Sejumlah Kesepakatan

Presiden Jokowi beserta beberapa pejabat negara yaitu Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, serta Kepala Staf Presiden Teten Masduki tiba di tanah air pada Sabtu (21/5/2016). Jokowi telah melakukan lawatan keluar negeri sejak 15 sampai dengan 21 Mei 2016 ke dua negara, yaitu Korea Selatan untuk melakukan kunjungan kenegaraan dan Rusia untuk menghadiri KTT ASEAN-Rusia.
Teknologi
Rabu, 18 Mei 2016

Presiden Jokowi: Asia Bisa Menjadi Kuat!

Presiden Jokowi mengatakan Indonesia akan menjadi negara terbuka karena yang paling penting bagi negara Asia adalah terjalin integrasi kuat antar negara, baik ekonomi, politik, ataupun sosial budaya. Dengan adanya integrasi yang kuat, Jokowi yakin Asia bisa menjadi kuat.
Politik
Selasa, 17 Mei 2016

Jokowi Kenalkan "Blusukan" dalam ALC

Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengenalkan manajemen “blusukan" yang ia terapkan di pemerintahannya dalam pidato Asian Leadership Conference (ALC) yang bertajuk Kepemimpinan dan Inovasi di The Shilla Hotel, Seoul. Jokowi memaparkan sejumlah upaya “blusukan” untuk membenahi permasalahan yakni mengoordinasikan pedagang kaki lima serta pembuangan sampah saat masih menjadi Wali Kota Solo dan Gubernur Jakarta.
Sosial Budaya
Senin, 16 Mei 2016

Jokowi Akui Kagum pada Korea Selatan

Presiden Jokowi mengungkapkan jika dirinya merupakan salah satu penggemar Korea Selatan, karena menurutnya Negeri Ginseng ini cukup disiplin dalam etos kerja. Hal tersebut dibuktikan sendiri setelah salah satu manajer perusahaannya yang merupakan orang Korea, berhasil meningkatkan produktivitas pabriknya menjadi dua kali lipat.
Ekonomi
Senin, 16 Mei 2016

Jokowi Jamin Ekonomi Indonesia Stabil untuk Investor

Presiden RI, Joko Widodo menjamin kondisi perekonomian Indonesia tetap stabil, sehingga investor yang akan menanamkam modalnya ke Indonesia tak perlu khawatir. Ia juga menjelaskan tentang reformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang masif di Indonesia.
Politik
Senin, 16 Mei 2016

Presiden Bahas Keringanan Bea Masuk Buah Segar ke Korsel

Presiden Joko Widodo membahas keringanan bea masuk komoditas buah segar dari Indonesia ke Korea Selatan (Korsel) menyusul minat perusahaan asal Korsel yang ingin meningkatkan jumlah impor buah, terutama pisang dan mangga dari Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan neraca perdagangan antara Indonesia dan Korsel.
Ekonomi
Senin, 16 Mei 2016

Jokowi Promosi Potensi Investasi Kepada Pengusaha Korsel

Jokowi mempromosikan potensi investasi dan berbisnis di Tanah Air kepada ratusan pengusaha asal Korea Selatan (Korsel) dalam forum bisnis bertema "Morning Tea with President Jokowi" di Crystall Ballroom, Hotel Lotte, Seoul. Potensi investasi antara lain seperti proyek infrastruktur jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan dan bandara serta bendungan untuk irigasi. Untuk memudahkan masuknya investasi tersebut pemerintah sedang melakukan deregulasi ekonomi.
Ekonomi
Rabu, 11 Mei 2016

Jokowi Akan Tandatangani Sejumlah MoU di Korea Selatan

Presiden Jokowi dikabarkan akan menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU) dengan Korea Selatan yang mencakup sektor lingkungan hidup, industri kreatif, kehutanan, pengolahan lahan gambut, perdagangan.
Ekonomi
Minggu, 17 Apr 2016

Korsel Gali Potensi Pasar Produk Halal

Korea Trade-Investment Promotion Agency (Kotra) telah mendata ada 114 restoran Muslim di Korea Selatan (Korsel). Di Korsel, Islam merupakan agama minoritas di tengah banyaknya penganut Budha dan Protestan. Diperkirakan, jumlah penganut Islam di negara tersebut ada 150 ribu orang. Meskipun begitu, belakangan industri restoran halal menggeliat di negara itu.
Kamis, 14 Apr 2016

Song Joong Ki Didaulat Jadi Duta Kehormatan Pariwisata Korsel

Gelombang ketenaran drama The Descendant of the Sun yang mendunia membuat tokoh pria utamanya, aktor Korea Selatan yang sedang naik daun berkat drama tersebut, Song Joong Ki, ditunjuk oleh Pemerintah Negeri Ginseng itu sebagai Duta Kehormatan Pariwisata.
Rabu, 13 Apr 2016

Siapa Wakil Asia di Piala Dunia 2018 Rusia?

Undian untuk putaran akhir kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia di Kuala Lumpur, Selasa (12/4/2016) telah keluar, ada dua grup dan 12 negara masuk dalam kualifikasi.
Sosial Budaya
Rabu, 23 Mar 2016

Indonesia Potensial Kembangkan Wisata Golf

Jumat, 11 Mar 2016

Kemenpar Gandeng Agen Wisata Internasional

Kementerian Pariwisata menggandeng beberapa agen wisata internasional untuk berkunjung ke beberapa destinasi wisata di Yogyakarta di antaranya Candi Prambanan, Candi Borobudur, Candi Mendut dan kesenian teater Sendratari Ramayana.
Jumat, 11 Mar 2016

Kemenpar Promosikan 9 Destinasi Wisata ke Korsel

Kementerian Pariwisata mempromosikan sejumlah destinasi wisata favorit di Indonesia kepada potensial wisatawan asal Korea Selatan dalam upayanya untuk mencapai target kunjungan wisatawan asing (wisman) di tahun 2016 ini.
Kamis, 10 Mar 2016

Hallyu Bukan Lagi Milik Korea?

Para akademisi Korea Selatan mengemukakan bahwa fenomena Hallyu, fenomena menyebarnya budaya pop Korea Selatan ke seluruh dunia yang awalnya berasal dari Korea Selatan telah berubah menjadi sesuatu yang lebih global.
Jumat, 4 Mar 2016

Korut Sebar Ancaman, Siap Gunakan Senjata Nuklir

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali menebarkan ancaman terhadap seteru-seterunya setelah memerintahkan militer untuk siap menggunakan senjata nuklir kapan saja dalam menangkal ancaman dari musuh-musuhnya yang dinilai meningkat.
Jumat, 4 Mar 2016

Warga Korsel Meminati Kopi Indonesia

Warga Jeju, Korea Selatan (Korsel), meminati cita rasa khas kopi dari pelbagai daerah di Indonesia di gerai Wonderful Indonesia dalam ajang Jeongwol Daeboreum Fire Festival di Pulau Jeju.
Jumat, 4 Mar 2016

Cadangan Devisa Korsel Kembali Turun

Cadangan devisa Korea Selatan kembali turun setelah tiga bulan sebelumnya juga mengalami penurunan akibat kuatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat yang mengurangi nilai konservasi aset-aset non-dolar berdenominasi Euro dan Pound Sterling.