Indeks Intimidasi
Timses Ahok-Djarot Temukan Bukti Pelanggaran dan Intimidasi
Timses Ahok-Djarot menemukan bukti adanya pelanggaran penyalahgunaan formulir C-6 atau undangan mencoblos dan sejumlah kasus intimidasi ke pemilih pendukung kubunya.
Kapolri: Intimidasi Pendukung Paslon Terjadi di 3 Kota DKI
Kapolri Tito Karnavian mencatat sejumlah kasus intimidasi pendukung paslon ke kubu lawannya sempat terjadi di sejumlah TPS meski jumlahnya tak signifikan dan tidak berdampak besar ke keamanan putaran 2 Pilgub DKI Jakarta 2017.
Sekda DKI Jakarta Tak Ada Intimidasi Saat Pilkada
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah memberikan apresiasi kepada masyarakat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, karena antusias menggunakan hak pilihnya.
Kapolda Metro: Ada Intimidasi ke Pemilih Jelang Pilkada DKI
Polda Metro Jaya sudah menerima sejumlah laporan terkait adanya intimidasi ke pemilih menjelang pelaksanaan pemilihan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. Laporan datang dari para pendukung kedua kandidat.
Jejak-jejak Pembunuhan Terhadap Pegiat Anti Korupsi
Tindakan teror, gangguan fisik, hingga pembunuhan sudah jadi risiko yang harus dihadapi mereka yang membuka tabir kelam penguasa. Beberapa aktivis maupun jurnalis anti korupsi dan HAM di beberapa negara harus menemui ajalnya.

Tim Sukses Ahok-Djarot Laporkan Dugaan Intimidasi dari Ormas
Tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) melaporkan dugaan intimidasi terhadap relawan yang dilakukan oknum anggota organisasi masyarakat (ormas). Pelaporan oknum ormas itu berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/202/I/2017/PMJ/Ditreskrimum dugaan Pasal 167 KUHP tentang memasuki pekarangan tanpa izin.
Petani Karawang Diintimidasi Polisi
Sejumlah petani asal Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang yang mencari perlindungan beristirahat di Kantor LBH Jakarta, Jakarta, setelah mendapatkan intimidasi serta sweeping yang dilakukan Polisi dan petugas PT Pertiwi Lestari .

Mereka yang Mengaku Dipaksa Teken BAP
Mereka tak kuat jalani siksaan akhirnya menandatangani BAP. Belakangan mereka mengaku dipaksa di pengadilan, meski pengakuan ini seringkali tak dihiraukan.
Masuk tirto.id








