Indeks Freeport

Ekonomi
Minggu, 24 Juli 2016

Kehadiran BP Tangguh Harus Bawa Berkah Bagi Papua

Bupati Teluk Bintuni, Pietrus Kasihiw berharap, kehadiran British Petrolium (BP) Tangguh dan beberapa perusahaan mitra lain di daerah Papua memberikan berkah dan manfaat lebih bagi bumi Cenderawasih tersebut.
Bisnis
Selasa, 12 Juli 2016

Cuci Tangan Menghindari Kewajiban ala Newmont

Newmont akhirnya memilih hengkang dari Indonesia, di tengah ruwetnya polemik pembangunan smelter dan kewajiban divestasi saham.
Jumat, 26 Feb 2016

DPRP, Gubernur, & Pemuda Ingin Presdir Freeport Orang Papua

Dewan Perwakilan Rakyat Papua menginginkan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia berasal dari orang asli Papua alias putera daerah setempat. Keinginan serupa juga disampaikan Gubernur dan para pemuda Papua.
Kamis, 18 Feb 2016

Inilah 3 Tuntutan Gubernur Papua Kepada Freeport

Gubernur Papua, Lukas Nembe, menyerukan tiga tuntutan kepada PT Freeport Indonesia. Tuntutan Lukas tersebut berkaitan dengan jabatan Presiden Direktur (Presdir), divestasi dan kepemilikan saham Freeport.
Kamis, 18 Feb 2016

Gubernur Papua Tuntut Freeport Gratiskan Divestasi

Gubernur Papua Lukas Enembe menuntut Freeport memberikan divestasi saham senilai 1,7 milliar dollar AS secara gratis. Lukas beralasan, sudah 40 tahun ini perusahaan tambang asal Amerika Serikat telah mengeruk Papua.
Kamis, 18 Feb 2016

Gubernur Minta Presdir Freeport Asli Papua

Gubernur Papua, Lukas Enembe, meminta Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport berasal dari Papua.
Senin, 15 Feb 2016

Orang Papua Harus Dilibatkan di Freeport!

Freeport sudah berpuluh-puluh tahun bercokol dan mengeruk kekayaan alam bumi cenderawasih. Namun, hingga saat ini, peran orang asli Papua di perusahaan raksasa asal Amerika Serikat itu masih sangat kecil. Maka dari itu, muncul desakan kepada Freeport dan pemerintah Republik Indonesia untuk menempatkan orang Papua di posisi-posisi penting.
Ekonomi
Kamis, 11 Feb 2016

Mahalnya Harga Divestasi Freeport

Saat Freeport McMoran (FCX) menandatangani kontrak karya pertama 49 tahun lalu, posisi tawar Indonesia begitu lemah.