Indeks Emosi
Cara Berhenti Merasa Terlalu Bertanggung Jawab Atas Apapun
Perasaan berlebihan atas tanggung jawab dapat memicu munculnya gangguan mental Obsesive Compulsive Disorder (OCD).

Menangis dan Tertawa Itu Menular
Ada penjelasan ilmiah kenapa tangis dan tawa bisa menular.

Laki-Laki Tak Menangis Bukan karena Tak Sedih
Laki-laki tak boleh menangis? Yang tepat adalah: laki-laki memang tak mudah menangis.

Video Gim, Stres, dan Kemampuan Seks
Permainan video gim makin berkembang dan digemari lintas usia dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun, bagi orang dewasa apakah gim berefek negatif untuk urusan ranjang atau sebaliknya?

Memahami Duka dan Kesedihan Anak
McDonald's dikritik publik lantaran meluncurkan iklan yang menampilkan rasa kehilangan anak. Alih-alih mendatangkan simpati, iklan tersebut dianggap tidak sensitif dan eksploitatif.
Alasan Orang Senang Balas Dendam
Balas dendam bagi manusia bisa menjadi sarana untuk bertahan hidup. Namun, kepuasan dari balas dendam bisa bersifat temporer saja.

"Agus Takut, Ahok Marah, Anies Marah"
"Yang paling parah dari ketiga paslon adalah pengendalian emosi. Ini kayak pertarungan emosi jadinya."
Mengapa Suka Marah-marah di Kantor?
Ada banyak faktor yang memicu amarah pekerja kantor di tempat kerjanya, mulai dari hubungan buruk dengan si bos dan rekan kerja, maupun fasilitas kantor yang tak memadai. Menyalurkan amarah di ruang katarsis ternyata bukan solusi terbaik sebab hanya menyiram bensin ke kobaran api. Tenangkan diri, alihkan perhatian untuk aktivitas yang menyenangkan.

Mengendalikan Amarah
Filsuf dan praktisi Zen, Alan Watss pernah berkata. Kemarahan adalah bentuk kekejaman dan kekanak-kanakan dari jiwa. Seseorang yang tunduk pada amarah adalah manusia yang lemah di hadapan kejahatan. Menahan amarah dan membiarkannya tidak mengganggumu adalah sebuah tindakan bijak dan waskita. Namun, bisakah kita terus menerus sabar?
Yang Latin, Yang Emosional
Negara-negara Amerika Selatan dan Tengah kebanyakan menghuni bagian tengah atau bawah rangking Produk Domestik Bruto (PDB) dunia. Namun mereka bisa menguasai peringkat puncak laporan Global Emotions 2015 versi Gallup. Artinya masyarakat berkebudayaan latin itu lebih leluasa dalam mengekspresikan baik emosi positif maupun negatif meskipun pertumbuhan ekonominya tergolong kurang progresif. Mengapa?
Masuk tirto.id








