Indeks Aksi 22 Mei

Melintas di Depan KPU, Massa Teriak: "Hidup TNI!"
Ratusan massa melintas di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) usai melakukan aksi di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat. Mereka meneriakkan yel-yel untuk TNI.

Konsentrasi Serangan Massa di Samping Sarinah Mall
Jalan Wahid Hasyim samping Sarinah Mall jadi titik pusat massa melawan polisi. Aparat belum merangsek maju ke titik tersebut. Polisi bertahan di Bawaslu.

Api Berkobar di Jalan Wahid Hasyim
Api juga berkobar Jalan Wahid Hasyim samping Sarinah. Di sana massa bersembunyi sambil sesekali melempar batu.

Polisi Terkena Lemparan Batu
Polisi terkena lemparan batu dari massa di Bawaslu. Dia dibopoh polisi lain ke salah satu halte TransJakarta.

Gedung Bawaslu Sempat Terbakar
Lantai 2 Gedung Bawaslu sempat terbakar setelah terkena lemparan bom molotov. Api berhasil dipadamkan setelah dua orang personel brimob dan satpam bergegas mengambil alat pemadam kebakaran (apar) dan memadamkan api.

Warga Sebut Polisi Sempat Cari Pembakar Mobil di RW 03 Slipi
Aparat kepolisian sempat menyisir kawasan RW 03, Slipi, Jakarta Barat untuk mencari pembakar mobil di depan Asrama Brimob Petamburan.

Polisi Melakukan Penyisiran di Jalan MH Thamrin
Kapolres Jakpus Kombes Harry Kurniawan mengimbau massa untuk meninggalkan Sarinah Mall.

Polisi-Demonstran Bentrok di Slipi
Pecah bentrok antara polisi dan warga di ujung flyover Slipi, arah Kemanggisan, tepatnya di depan Pasar Slipi/Slipi Jaya.

Pemadam Kebakaran Diminta Maju Padamkan Api
Kerusuhan di Jl. MH Thamrin masih berlanjut. Pihak kepolisian berusaha menghentikan kisruh dengan memadamkan api.

Massa Menerabas Kawat, Menembaki Polisi & Wartawan dengan Petasan
Massa terpantau menerabas kawat berduri, tapi polisi bergerak cepat dengan membikin barisan tameng.

Kapolres Jakpus: "Buat Apa Pertempuran Ini Teman-Teman?"
Kapolres Jakpus Kombes Harry Kurniawan meminta kepada massa demonstran untuk mundur dari Bawaslu.

Molotov Mulai Dilemparkan Massa di Bawaslu Walau Orator Mencegah
Pukul 20.06, polisi mulai bersiaga mendekati kawat duri sambil membawa tameng. Massa kemudian berteriak dan melemparkan botol plastik. Ada pula yang mengibar-ngibarkan bendera.

Massa di Bawaslu Lempari Polisi dengan Molotov dan Petasan
Massa yang berunjuk rasa di depan Gedung Bawaslu mulai menyerang polisi dengan molotov dan petasan. Beberapa tameng polisi terkena molotov.

Massa Bentrok dengan Polisi di Petamburan
Bentrokan antara massa dengan polisi terjadi di daerah Jl. KS Tubun, Petamburan, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Polisi Tangkap 257 Tersangka Kericuhan 21-22 Mei
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menerangkan polisi telah menangkap dan menahan sejumlah 257 orang tersangka aksi demostrasi pada 21-22 Mei 2019. Para tersangka ini ditangkap dari tiga lokasi kejadian perkara.

Ada Aksi 22 Mei, PT KCI Tutup Pelayanan di Stasiun Tanah Abang
KCI meminta penumpang tidak menggunakan Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah.

Aksi 22 Mei: Massa Bakar Benda di Depan Bawaslu
Aksi massa mulai membakar sejumlah benda di samping pos polisi persimpangan Sarinah sambil meneriaki yel-yel.

Fadli Zon Minta Massa di Bawaslu Bubar
Fadli Zon meminta warga yang demonstrasi di Bawaslu pulang. Hal ini dia katakan langsung di hadapan massa, di atas mobil komando.

Warga Slipi Terdesak Karena Ditembak Gas Air Mata Berkali-kali
Suara letusan gas air mata terdengar beberapa kali dari arah polisi di Jalan Slipi 1, Slipi, Jakarta Barat. Warga yang mayoritasnya remaja pun terdesak mundur. Beberapa dari mereka lari ke dalam gang.

Warga Petamburan Mulai Bersiaga Bentrok Dengan Polisi
Sejumlah warga di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai berjaga dan bersiaga di depan gang yang merupakan markas dari Front Pembela Islam (FPI).
Masuk tirto.id







