Menuju konten utama

Profil Steven Wongso & Fakta-Fakta Mualaf Sang Komika

Komika dan konten kreator Steven Wongso dikabarkan menjadi mualaf. Simak profil Steven Wongso dan fakta-fakta mualafnya.

Profil Steven Wongso & Fakta-Fakta Mualaf Sang Komika
Profil Steven Wongso. youtube/ Steven Wongso

tirto.id - Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan, komika dan konten kreator Steven Wongso dikabarkan menjadi mualaf. Profil Steven Wongso sendiri menunjukkan bahwa sebelumnya ia beragama Nasrani.

Kabar ini pertama kali diketahui setelah dibagikan oleh ustaz keturunan Tionghoa-Indonesia, Felix Siauw, lewat akun Instagram-nya, @felix.siauw. Dalam unggahannya, Felix mengungkap bahwa Steven menjadi mualaf pada Minggu, 23 Maret 2025, yang bertepatan dengan 23 Ramadhan 1446 H.

Felix Siauw juga membagikan perjalanan spiritual Steven hingga memutuskan masuk Islam. Untuk lebih lengkapnya, simak profil dan fakta mualaf Steven Wongso berikut ini.

Profil Steven Wongso

Steven Wongso adalah seorang konten kreator, komika, dan aktor asal Surabaya, Indonesia. Ia lahir pada 20 Oktober 1999 dan berasal dari keluarga keturunan Tionghoa.

Namanya mulai dikenal publik berkat konten-kontennya di media sosial, terutama di Instagram (@steven_wongso) dan TikTok (@stevenwongso_), hingga kini memiliki jutaan pengikut.

Steven memulai kiprahnya di dunia hiburan dengan bergabung dalam komunitas Stand Up Indo Surabaya pada 2018. Setelah beberapa tahun aktif, ia merantau ke Jakarta untuk magang kuliah.

Di sana, ia sempat bekerja sebagai roadman atau asisten bagi komika senior seperti Nopek dan Arip. Kesempatan ini membawanya lebih dekat dengan dunia hiburan, hingga akhirnya ia menjadi asisten pribadi Indra Jegel pada 2021.

Ia bahkan ikut dalam beberapa produksi film, termasuk Ngeri-Ngeri Sedap(2022) dan jugaStar Syndrome(2023).

Pada tahun 2022, setelah kembali ke Surabaya untuk menyelesaikan kuliahnya, Steven mulai fokus membuat konten. Gaya kontennya yang menampilkan kehidupan keluarga Tionghoa yang sederhana dan jauh dari stereotip kemewahan menarik perhatian banyak netizen.

Selain dikenal sebagai kreator konten, kehidupan pribadi Steven juga semakin menjadi sorotan karena hubungannya dengan komika dan artis Arafah Rianti. Kedekatan mereka mulai diketahui publik pada akhir 2023, dan keduanya kini sering membagikan momen bersama di media sosial.

Fakta-Fakta Mualaf Steven Wongso

Pada 23 Maret 2025, Steven Wongso resmi memeluk agama Islam. Keputusannya menjadi seorang mualaf diketahui setelah ia mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan Ustaz Felix Siauw.

Proses tersebut terjadi saat bulan Ramadan, tepatnya pada hari ke-23, di markas YukNgajiHQ. Menurut Ustaz Felix Siauw, keputusan Steven untuk masuk Islam telah melalui perjalanan panjang.

Ia sudah lama mencari jawaban atas kegelisahan hidupnya dan banyak berdiskusi mengenai agama.

"Ashar di 23 Ramadhan ini, alhamdulillah Steven mantap memutuskan untuk menjadi seorang Muslim, bersyahadat di hadapan teman-teman dekatnya, dan senang sekali bisa membantu membimbing Steven," demikian dikutip dari akun Instagram @felix.siauw.

Bahkan, sebelum resmi bersyahadat, Steven juga sudah mulai mempraktikkan ajaran Islam, seperti berwudhu, salat, dan berpuasa.

"Sebetulnya Steven sudah practice Islam jauh sebelumnya, sudah paham cara wudhu, shalat, bahkan puasa," jelasnya kemudian.

Keputusan Steven Wongso menjadi mualaf mendapat banyak dukungan dari warganet. Banyak yang mendoakan agar ia tetap istiqamah dalam menjalankan agama barunya.

Selain itu, spekulasi pun muncul bahwa perpindahan agamanya berkaitan dengan hubungannya dengan Arafah Rianti, meskipun hingga kini Steven belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan ia memilih Islam. Terlebih, sebelumnya Steven juga ingin hal ini menjadi sesuatu yang privat saja.

"Steven pesan agar semua ini bisa jadi privat saja, tapi aku nggak bisa menahan membagikan kabar baik ini buat temen-temen semua, tentunya atas izin beliau," tambah Felix Siauw.

Baca juga artikel terkait KOMIKA atau tulisan lainnya dari Nisa Hayyu Rahmia

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Nisa Hayyu Rahmia
Penulis: Nisa Hayyu Rahmia
Editor: Iswara N Raditya