Preview Jodha Akbar Episode 66: Kunjungan Bharmal ke Mughal

Oleh: Sirojul Khafid - 21 November 2020
Dibaca Normal 1 menit
Serial Jodha Akbar episode 66 dijadwalkan tayang di stasiun televisi ANTV, hari Minggu (22/11/2020) pukul 12.00 WIB.
tirto.id - Serial asal India, Jodha Akbar episode 66 akan tayang di stasiun televisi ANTV pada Minggu (22/11/2020) pukul 12.00 WIB. Jodha Akbar tayang setiap hari pada jam yang sama. Jam tayang bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan stasiun televisi.

Serial bergenre drama sejarah ini tayang pertama kali pada 2013 sampai 2015. Sudah ada total 568 episode. Situs IMDb memberi skor Jodha Akbar sebesar 5,8/10 dari 483 penilai.

Jodha Akbar berada dalam arahan sutradara Santram Varma dan J.P. Sharma. Dengan barisan penulis naskahnya yaitu: Binita Desai, Kirtida Gautam, Rajesh Joshi, Roy Chaudhary Mayuri, Manish Paliwal, Dheeraj Sarna, dan Koel Chaudhuri.

Para pemain yang bergabung di antaranya Rajat Tokas sebagai Emperor Akbar, Paridhi Sharma sebagai Jodha Begum, Ravi Bhatia sebagai Salim, Heena Parmar sebagai Anarkali, Ashwini Kalsekar sebagai Maham Anga, Lavina Tandon sebagai Begum Ruqaiya Sultan, dan Chetan Hansraj sebagai Adham Khan.

Preview Jodha Akbar Episode 66


Jodha sudah melewati masa kritisnya setelah terkena racun. Kini dia sudah beraktivitas seperti biasanya. Kejadian racun itu membuka satu kebenaran bahwa Jodha bukan pelaku kasus sebelumnya. Sehingga hukuman yang dia terima bersama para pangeran Amer merupakan hal yang salah.

Hari itu, Jalal sedang berbincang dengan Atgah. Menurut Atgah, Jalal perlu mempertimbangkan nasib Kerajaan Sujaanpur, Gwailor, dan Bengal. Posisi kerajaan itu cukup sentral. Sehingga apabila ketiga kerajaan itu hancur, posisi Kerajaan Mughal juga terancam. Setelah mendengar keterangan Atgah, Jalal mengatakan bahwa dia akan mempertimbangkan saran tersebut.

Tidak lama setelahnya, ada pengawal yang memberi tahu Jalal bahwa Raja Bharmal datang dan ingin bertemu Jalal. Kemudian Bharmal masuk ke kamar Jalal dan mereka saling bersalaman. Jalal bertanya pada Bharmal terkait sambutan dan fasilitas yang dia terima di Mughal. Bharmal merasa bahwa sambutan dan fasilitas yang dia dapatkan cukup baik.

Bharmal membahas tentang nasib para anak-anaknya: Jodha dan pengaran Amer. Apabila Jalal terus memperlakukan mereka secara tidak adil, maka akan ada pemberontakan. Pada kasus sebelumnya, saat Jodha dan pangeran Amer menjadi tahanan rumah, Bharmal tidak melakukan itu. Dia masih menolerir karena menganggap Jalal sebagai menantunya.

Jalal berkata bahwa dia tidak akan melakukan hal yang tidak adil lagi. Namun sebagai raja, seringkali keputusan Jalal justru menyulitkan dirinya sendiri. Tapi dia akan terus berusaha untuk seadil-adilnya.

Setelah percakapan selesai, Bharmal hendak pulang ke Kerajaan Amer. Jalal, Jodha, dan para pengeran Amer mengantar Bharmal sampai di gerbang kerajaan. Bharmal memeluk para pangeran dan menatap sedih Jodha.

Bharmal juga berterima kasih kepada Hamida. Dia tahu bahwa selama ini Hamida selalu mendukung Jodha. Hamida berjanji bahwa dia akan menyayangi dan menjaga Jodha.


Baca juga artikel terkait PREVIEW JODHA AKBAR HARI INI atau tulisan menarik lainnya Sirojul Khafid
(tirto.id - Film)

Kontributor: Sirojul Khafid
Penulis: Sirojul Khafid
Editor: Oryza Aditama
DarkLight