tirto.id - Prediksi ranking FIFA Timnas Indonesia diperkirakan tidak naik signifikan jika menang melawan Saint Kitts & Nevis. Kemenangan di laga FIFA Series tersebut hanya akan membawa Indonesia naik 1 tingkat menggeser Namibia.
Jadwal Indonesia vs St. Kitts & Nevis dalam laga FIFA Series 2026 akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Siaran langsung Indonesia vs St. Kitts & Nevis akan tayang di Indosiar dan Vidio.
Kemenangan pastinya menjadi bidikan Indonesia dalam laga pertama mereka di era pelatih John Herdman. Kemenangan juga akan membawa skuad Garuda lolos ke pertandingan final menghadapi pemenang laga Solomon Islands vs Bulgaria.
Tidak hanya itu, kemenangan atas The Sugar Boyz, julukan Timnas St. Kitts & Nevis, juga akan memberikan tambahan poin bagi Indonesia di ranking FIFA. Lantas, berapa tambahan poin yang akan didapatkan Elkan Baggott dan kawan-kawan apabila menang di laga ini?
Jika menang melawan Saint Kitts & Nevis, Indonesia hanya akan mendapatkan +3,96 poin dan St. Kitts & Nevis kehilangan -3,96 poin. Penambahan poin itu tidak terlalu banyak karena dua faktor penting.
Pertama adalah karena FIFA Series termasuk laga uji coba atau international friendly match. Artinya, bobot laga ini tidak terlalu tinggi seperti ketika Indonesia bermain di laga Kualifikasi Piala Dunia.
Selain itu ranking Saint Kitts & Nevis masih ada di bawah Indonesia. Tim asuhan Marcelo Serrano ada di ranking 154 dengan 1.035,25 poin sedangkan Indonesia di ranking 121 dengan 1.144,73 poin, berdasarkan update terbaru ranking FIFA per 19 Januari 2026.
Ketika sebuah negara menghadapi tim dengan ranking di bawahnya, jumlah poin kemenangan memang tidak terlalu besar. Tetapi jika kalah atau imbang, negara dengan ranking lebih tinggi tersebut harus siap kehilangan poin.
Contohnya saja apabila Indonesia kalah dari Saint Kitts & Nevis. Kekalahan akan membuat skuad Garuda kehilangan -6,04 poin dan sang lawan mendapatkan +6,04 poin.
Kemudian jika laga berakhir imbang, Indonesia juga akan kehilangan poin yakni sebesar -1,04 poin. Sebaliknya, hasil imbang akan membuat Saint Kitts & Nevis mendapatkan +1,04 poin.
Dengan asumsi meraih kemenangan, jumlah poin Indonesia akan bertambah menjadi 1.148,69. Jumlah itu sudah cukup untuk membawa Indonesia melewati tim di atasnya yaitu Namibia dengan 1.148,41 poin.
Walau sebenarnya, Indonesia saat ini sudah berhasil menggeser Namibia meski belum bertanding melawan Saint Kitts & Nevis. Sebabnya, pada 25 Maret lalu Namibia sudah bermain melawan Kazakhstan dalam laga FIFA Series 2026.
Dalam pertandingan itu Namibia kalah 2-0 dan terpaksa kehilangan -4,72 poin. Artinya setelah pertandingan itu, jumlah poin Namibia menjadi 1.143,69 atau di bawah Indonesia.
Menariknya lagi, sebelum laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dimulai, anak asuh John Herdman bisa saja tetap memulai laga dengan status sebagai penghuni ranking 121. Hal itu karena negara ranking 122, yaitu Suriname, akan bermain melawan Bolivia di laga playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 27 Maret pukul 05.00 WIB.
Suriname saat ini punya 1.140,54 poin sedangkan Bolivia di ranking 76 punya 1.331,49 poin. Jika menang, Suriname akan mendapatkan tambahan +16,89 poin karena faktor ranking sang lawan dan bobot laga yang brsar karena merupakan laga Kualifikasi Piala Dunia.
Hanya saja, FIFA tidak melakukan update setiap selesainya pertandingan. FIFA akan melakukan update ranking pada 1 April 2026 atau ketika periode FIFA Matchday bulan Maret 2026 telah selesai.
Lalu jika Indonesia gagal menang melawan Saint Kitts & Nevis apakah akan turun ranking? Kemungkinan itu masih bisa terbuka karena kegagalan mengalahkan Saint Kitts & Nevis akan membuat Indonesia kehilangan poin.
Sedangkan tim lain di bawah Indonesia, yakni Togo di peringkat 123 dengan 1.140,35 poin, akan bermain melawan Guinea di laga uji coba pada 27 Maret. Jika menang, Togo akan mendapatkan +6,55 poin yang cukup untuk menggeser Indonesia apabila gagal menang dari Saint Kitts & Nevis.
Update Ranking FIFA
Berikut update terbaru ranking FIFA:
Penulis: Wan Faizal
Editor: Permadi Suntama
Masuk tirto.id

































