Menuju konten utama

PM India Tiba di Istana Merdeka, Disambut Tari Kreasi Betawi

Perdana Menteri (PM) India Sri Narendra Modi mendapat penyambutan resmi yang diwarnai atraksi budaya dan prosesi kehormatan di Istana Negara.

PM India Tiba di Istana Merdeka, Disambut Tari Kreasi Betawi
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kunjungan kenegaraan PM India ke Indonesia tersebut dalam rangka memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto sebagai kunjungan balasan, setelah Presiden Prabowo mengunjungi India pada Januari 2025. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/gp/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Perdana Menteri (PM) India Sri Narendra Modi tiba di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/7/2026), sekitar pukul 10.22 WIB untuk menjalani rangkaian kunjungan kenegaraan dan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto.

Setibanya di kompleks Istana, Modi mendapat penyambutan resmi yang diwarnai atraksi budaya dan prosesi kehormatan.

Berdasarkan pantauan Tirto, sebanyak 17 motoris mengawal iring-iringan kendaraan yang membawa Modi menuju Istana Merdeka. Prosesi penyambutan juga melibatkan 120 pasukan berkuda, yang terdiri atas 40 personel di barisan depan dan 80 personel di barisan belakang.

Di area Istana, sebanyak 1.300 anak dengan seragam merah putih, lengkap dengan atribut bendera Indonesia dan India di tangan turut menyambut kedatangan Modi. Rinciannya, 300 anak berada di dalam kompleks Istana Merdeka, sedangkan sekitar 1.000 anak lainnya berjajar di luar kawasan Istana sambil mengibarkan bendera Indonesia dan India.

Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan tari nusantara bertajuk Tari Kreasi Betawi "Kemilau Jakarta" yang dipentaskan di area Istana Merdeka sebagai representasi budaya khas Ibu Kota.

Sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih turut menyambut kedatangan Modi di Istana Merdeka. Mereka antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar; Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin; Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin; serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Kemudian, ada pula Menteri Luar Negeri, Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia; Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; serta Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri, Sugiono menjelaskan kunjungan Modi ini merupakan kunjungan balasan, setelah pada Januari 2025 lalu ke India. Selain itu, melalui kunjungan ini, kedua negara juga bertekad untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan India.

“Ini juga merupakan suatu bentuk dari peningkatan kedekatan dan kerjasama antara kedua negara akan ada beberapa perjanjian dan MoU juga yang besok akan dibahas dan ditandatangani. Namun, intinya adalah bahwa kedua kepala negara secara chemistry juga punya kedekatan. Ini juga suatu langkah dalam rangka mempererat persahabatan antara indonesia dan india,” jelas Sugiono, di Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026).

Selama tiga hari di Indonesia, rangkaian kunjungan kenegaraan dari Modi akan dimulai di Istana Merdeka pada Selasa (7/7/2026). Kemudian, dilanjutkan dengan pertemuan empat mata dan agenda bilateral yang dilakukan secara tertutup di ruang kerja Presiden.

“Kemudian juga acara resmi ditutup dengan state banquet di Istana Negara.Selain itu juga, Perdana Menteri Modi akan melakukan serangkaian acara di Indonesia yang akan ditutup pada tanggal 8,” tambah Sugiono.

Selain itu, Modi juga direncanakan akan mengunjungi Candi Prambanan pada Rabu (8/7/2026). Kunjungan ini dilakukan seiring dengan kesepakatan yang telah terjalin antara Indonesia dan India sebelumnya, yang salah satunya adalah terkait pemugaran atau restorasi Candi Prambanan, selain juga akan ada sejumlah kesepakatan lain yang bakal disepakati kedua negara.

“Besok itu ada 7 atau 8 prioritas di berbagai bidang, ada di bidang pertahanan, ada di bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi,” tutup Sugiono.

Baca juga artikel terkait INDIA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana