tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi di Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (6/7/2026). Berdasarkan pantauan Tirto, pesawat kenegaraan India mendarat di Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma sekitar pukul 17.45 WIB.
Prabowo menyambut langsung Modi di bawah tangga pesawat. Kedua pemimpin saling berjabat tangan dan berbincang sambil saling melempar senyum hangat. Setelahnya, kedua pemimpin berjalan berdampingan melewati pasukan jajar kehormatan dengan iringan musik instrumental dari korps musik dan dentuman meriam salvo sebanyak 6 kali.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tampak turut menyambut Modi bersama Prabowo.
Kepada awak media, Menlu Sugiono menjelaskan kunjungan Modi ini merupakan kunjungan balasan setelahPresiden Prabowo berkunjung ke India pada Januari 2025. Selain itu, melalui kunjungan ini, kedua negara juga bertekad untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan India.
“Akan ada beberapa perjanjian dan MoU juga yang besok akan dibahas dan ditandatangani. Namun, intinya adalah bahwa kedua kepala negara secara chemistry juga punya kedekatan. Ini juga suatu langkah dalam rangka mempererat persahabatan antara indonesia dan india,” jelas Sugiono.
Selama tiga hari di Indonesia, rangkaian kunjungan kenegaraan dari Modi akan dimulai di Istana Merdeka pada Selasa (7/7/2026). Kemudian, dilanjutkan dengan pertemuan empat mata dan agenda bilateral yang dilakukan secara tertutup di ruang kerja Presiden.
“Kemudian, acara resmi ditutup dengan state banquet di Istana Negara. Selain itu juga, Perdana Menteri Modi akan melakukan serangkaian acara di Indonesia yang akan ditutup pada tanggal 8 (Juli),” tambah Sugiono.
Modi juga direncanakan akan mengunjungi Candi Prambanan pada Rabu (8/7/2026). Kunjungan ini dilakukan seiring dengan salah satu kesepakatan yang telah terjalin antara Indonesia dan India sebelumnya terkait pemugaran atau restorasi Candi Prambanan.
“Besok itu, ada 7 atau 8 prioritas di berbagai bidang, ada di bidang pertahanan, ada di bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi,” tutup Sugiono.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id
































