Menuju konten utama

Pesan Cak Imin di Hari Pers Nasional: Terus Mempersatu Bangsa

Calon wakil presiden nomor urut 1, Cak Imin, menuturkan, media yang baik akan selalu memiliki pembaca dan pemirsanya.

Pesan Cak Imin di Hari Pers Nasional: Terus Mempersatu Bangsa
Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar menyampaikan pandangannya saat Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024). ANTARA FOTO//M Risyal Hidayat/tom.

tirto.id - Calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berharap adanya kemajuan pers nasional. Harapan itu disampaikannya bertepatan pada Hari Pers Nasional yang jatuh pada hari ini, 9 Februari 2024.

"Pers Indonesia harus terus menghadirkan informasi terpercaya untuk mendorong kemajuan dan bisa mempersatukan bangsa," kata sosok yang akrab disapa Cak Imin dalam keterangan tertulis, Jumat (9/2/2024).

Dia menilai pers lebih maju dibanding era sebelumnya. Dia membandingkan saat pers pertama hadir di Indonesia sebagai corong komunikasi dan propaganda kemerdekaan Indonesia.

"Sejak dulu pers memegang peranan yang sangat penting dalam mengawal pembangunan bangsa, lalu pada era-era pra kemerdekaan, pers berfungsi sebagai corong informasi dan sebagai alat propaganda untuk mewujudkan kemerdekaan bangsa," kata dia.

Cak Imin juga menuturkan media yang baik akan selalu memiliki pembaca dan pemirsanya.

"Saya sangat yakin, media yang profesional, memberikan informasi-informasi yang benar, mendidik, selamanya akan tetap punya pembacanya sendiri dan dicintai masyarakat. Sekali lagi, selamat Hari Pers Nasional 2024. Maju terus pers Indonesia!" kata Cak Imin.

Sebelumnya, Cak Imin juga bakal mendorong agar perusahaan media memberikan tunjangan yang layak bagi media. Hal itu disampaikan Cak Imin dalam acara Desak Anies X Slepet Imin di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2024).

"Sebagai profesi yang spesial, seorang jurnalis memiliki kelebihan dari profesi yang lain. Standar dari tunjangan, dan berbagai hak normatif lainnya harus dipenuhi," kata Cak Imin.

Cak Imin menanggapi adanya badai PHK yang banyak terjadi di perusahaan media. Dia mendorong agar perusahaan media taj melupakan hak para jurnalis seperti pasangan dan lainnya.

"Pemerintah bisa menjadi bagian dalam solusi dialog antara perusahaan dengan jurnalis bila membutuhkan solusi," kata Cak Imin.

Cak Imin juga menegaskan jaminan perlindungan kepada awak media saat bekerja. Perlindungan tidak hanya diberikan saat proses liputan berlangsung, namun juga saat karyanya dipublikasikan.

"Kebebasan perlindungan hukum dan itu mutlak," kata Cak Imin.

Baca juga artikel terkait HARI PERS NASIONAL atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Intan Umbari Prihatin