Menuju konten utama

Perempuan yang Bawa Anjing Masuk Masjid Diperiksa Dokter Jiwa

Pemeriksaan SM melibatkan lima hingga enam orang dokter yang terdiri dari psikiater, ahli penyakit dalam dan ahli gizi. Saat ini kondisi SM masih agresif yakni terdapat kecemasan tinggi.

Perempuan yang Bawa Anjing Masuk Masjid Diperiksa Dokter Jiwa
Ilustrasi masjid. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - SM (52), perempuan yang marah sembari membawa anjing masuk ke Masjid Al Munawaroh, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Ia tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Tingkat I Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (30/6/2019), sekitar pukul 22.35 WIB.

Wakil Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri Tingkat I, Kombes Pol Hariyanto menyatakan ada dua keluhan yang akan dicek jajarannya.

“Keluhan fisik dan keluhan kejiwaan, pemeriksaan jiwa akan dilakukan dalam dua pekan. Kami akan observasi dan hari ini sudah dibentuk tim,” ujar Hariyanto di lokasi, Senin (1/7/2019).

Pemeriksaan SM melibatkan lima hingga enam orang dokter yang terdiri dari psikiater, ahli penyakit dalam dan ahli gizi. Hariyanto menambahkan bahwa SM pernah juga mendapatkan perawatan mental sejak 2013.

“SM pernah diperiksa kejiwaannya oleh dokter Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, Bogor dan Rumah Sakit Siloam Bogor. Kami berkoordinasi dengan psikiater di sana untuk mendapatkan data komplit dari SM,” jelas Hariyanto.

Sementara, psikiater dr. Henny Riana menyatakan observasi dilakukan untuk mengetahui gejala jiwa SM.

“Pemeriksaan seperti wawancara psikiatri, jika dibutuhkan akan kami siapkan alat psikometri untuk tes lanjutan,” kata dia.

Saat ini kondisi SM masih agresif yakni terdapat kecemasan tinggi. Dalam menggali gejala dan menentukan keakuratan hasil, Henny berpendapat pihaknya menyertakan orang dekat SM untuk penggalian keterangan.

“Pemeriksaan pertama kali, biasanya pasien belum kooperatif,” sambung Henny.

Dokter menyertakan suami SM yang akan diminta keterangan untuk mengetahui gejala kejiwaan pasien, keterangan suami SM akan dijadikan data.

Namun akan diminimalisasi pertemuan dan komunikasi SM dengan keluarganya.

Henny menyatakan timnya mulai memonitor kondisi SM sejak kemarin malam usai diberitahukan pihak rumah sakit. Pemeriksaan pertama dimulai sejak pukul 09.00 WIB, hari ini.

SM nekat masuk ke Masjid Al Munawaroh dengan membawa seekor anjing dan memarahi jamaah di sana. Motif sementara, ia mencari suaminya yang diduga menikah di masjid itu. Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI), Syafruddin mengutuk perbuatan tersebut.

“Kami mengutuk keras perbuatan itu apapun alasannya, apapun latar belakang dan kondisinya. Kami menginginkan aparat penegak hukum maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor agar menangani perkara secara transparan,” ujar Syafruddin di kantor DMI, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Ia menegaskan agar penanganan perkara secara terbuka itu diberitahukan ke publik dan media dibebaskan untuk mengakses prosesnya supaya tidak terjadi fitnah karena berita bias yang dapat menghebohkan masyarakat.

Baca juga artikel terkait PEREMPUAN atau tulisan lainnya dari Adi Briantika

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Nur Hidayah Perwitasari