Pengamat: Cina Kuasai Negara Lain Melalui Perantau

Oleh: Alexander Haryanto - 2 Agustus 2016
Direktur Institut Soekarno Hatta, Muhammad Hatta Taliwang mengatakan pemerintah Cina mempunyai misi untuk menguasai sumber daya negara lain melalui para perantau yang tersebar di seluruh dunia.
tirto.id - Muhammad Hatta Taliwang selaku Direktur Institut Soekarno Hatta, mengatakan pemerintah Cina memiliki agenda politik untuk menguasai sumber daya negara lain melalui warganya yang merantau ke seluruh dunia.

Hal tersebut disampaikannya dalam Seminar Nasional "Efek Domino Serbuan Tenaga Kerja Asing" di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Jakarta.

"Warga perantau Cina itu di banyak negara menguasai sumber daya dengan nafas post-neocolonialsm seperti yang terjadi di Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand dan Indonesia," kata Hatta pada Selasa (2/8/2016).

Lebih lanjut Hatta menjelaskan, perantau Cina telah berhasil mendominasi, seperti di Singapura, yang sebelumnya adalah negara bangsa Melayu. Sedangkan Malaysia, merupakan contoh negara yang berhasil menangkal dominasi perantau China.

Menurut Hatta, alasan warga Cina merantau ke seluruh dunia adalah kesengajaan politik pemerintahnya. Pemerintah Cina memotivasi rakyatnya untuk merantau ke seluruh dunia untuk tujuan politik luar negeri yang lebih besar.

"Bila dulu kaum Yahudi terpencar ke seluruh dunia meskipun tidak mereka inginkan, pemerintah Cina sengaja mendiaspora rakyatnya sebagai bagian dari skenario politik luar negeri," tuturnya.

Mengutip pengamat intelijen John Memphi, Hatta mengatakan terdapat lima permasalahan Cina di dunia, yaitu imperium pertama hingga kelima.

Imperium pertama adalah pembentukan Republik Rakyat Cina di daratan Cina sebagai tanah leluhur, imperium kedua adalah Taiwan sebagai modal, imperium ketiga adalah Singapura untuk perdagangan, imperium keempat adalah perantau Cina untuk membangun persaudaraan dan imperium kelima adalah domestikasi Cina melalui kawasan pecinan.

Seminar Nasional "Efek Domino Serbuan Tenaga Kerja Asing" diadakan Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Perum LKBN Antara.

Selain Hatta Taliwang, pembicara seminar tersebut antara lain Presiden KSPI Said Iqbal dan Kepala Subdirektorat Lingkungan Kerja Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan Kolonel Inf Sudi Prihatin dengan moderator Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat.

Baca juga artikel terkait TENAGA KERJA ASING atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Sumber: Antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight