Menuju konten utama

Pemungutan Suara Pemilu AS Dipastikan Berlangsung Aman

Pemerintah AS memastikan pemilihan presiden pada 8 November mendatang berjalan dengan lancar dan aman. Otoritas keamanan di setiap negara bagian AS telah dikerahkan untuk melakukan segala hal yang diperlukan.

Pemungutan Suara Pemilu AS Dipastikan Berlangsung Aman
Robot dengan foto calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik Donald Trump dan calon presiden Amerika Serikat dari partai Demokrat Hillary Clinton terlihat sebelum debat calon presiden di Washington University di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat, Minggu (9/10). ANTARA FOTO/REUTERS/Jim Young.

tirto.id - Pemerintah AS memastikan pelaksanaan pemilihan umum presiden pada 8 November 2016 akan berjalan dengan lancar dan aman. Hal itu dikemukakan Direktur Pelaksana Urusan Hubungan Masyasakat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Richard Buangan di New York pada Senin (7/11/2016) waktu setempat.

"Selalu ada kecemasan mengenai keamanan. Tetapi kami melihat tidak ada masalah, tidak ada yang spesifik. Dan ada regulasi yang memastikan bahwa pemilu akan aman," kata Richard Buangan.

Dia mengatakan, otoritas keamanan di setiap negara bagian Amerika Serikat akan melakukan segala hal yang diperlukan untuk memastikan kegiatan di tempat-tempat pemungutan suara dapat dilaksanakan dengan aman. "Setiap kemungkinan ancaman keamanan akan kami tangani dengan sangat serius," ujar Richard.

Seperti dilansir Antara, Pemerintah Amerika Serikat juga telah memutuskan untuk tidak memberlakukan hari libur nasional saat pemilihan umum presiden AS, yang akan berlangsung pada 8 November 2016 (waktu setempat) mendatang. "Pemilihan Umum Amerika Serikat hanya tinggal menunggu satu hari lagi, tetapi tidak ada libur untuk itu," kata dia.

Walaupun demikian, Pemerintah memastikan akan ada kelonggaran waktu bagi para warga AS yang akan memberikan suaranya pada 8 November. "Walau tidak ada libur, kantor-kantor akan mengizinkan karyawannya datang terlambat atau pulang lebih cepat," ucap Richard. Hal ini, ia menambahkan, dilakukan agar pemilih punya waktu untuk menggunakan hak pilihnya.

Pelaksanaan pemungutan suara untuk pemilu presiden AS 2016 akan dilakukan secara umum pada 8 November. Namun, warga AS dapat menggunakan hak pilihnya lebih awal (early voting) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan di masing-masing negara bagian di mana mereka tinggal.

"Early voting" juga biasanya ditujukan bagi para warga AS yang sedang berada di luar negeri. Mereka bisa datang ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di negara mereka berada untuk menggunakan hak pilihnya.

Baca juga artikel terkait PEMILU AS atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Hukum
Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari