Menuju konten utama

Pemprov DKI Pastikan Ketersediaan Pangan Selama Ramadhan Cukup

Memasuki pekan kedua Maret 2024, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang dan PT Food Station Tjipinang Jaya di atas batas aman, yakni 30.000 ton.

Pemprov DKI Pastikan Ketersediaan Pangan Selama Ramadhan Cukup
Pedagang melayani konsumen yang membeli telur ayam di Pasar PSPT Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2018). Kenaikan harga telur ayam sejak seminggu belakangan direspon Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, dengan memberi tenggat waktu satu minggu kedepan agar pedagang memangkas harga telurnya. Jika harga tetap tinggi pemerintah akan melakukan intervensi pasar. tirto.id/Arimacs Wilander

tirto.id - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyebut ketersediaan pangan selama Ramadhan hingga libur Lebaran 2024 mencukupi.

"Berdasarkan kondisi saat ini, maka diperkirakan saat Ramadhan dan Idulfitri 2024 ketersediaan pangan di Provinsi DKI Jakarta dalam kondisi cukup," ujar Kepala Dinas KPKP DKI Suharini Eliawati kepada awak media, Jumat (15/3/2024).

Ia menyebutkan, memasuki pekan kedua Maret 2024, ketersediaan atau stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang dan PT Food Station Tjipinang Jaya sebanyak 46.237 ton. Jumlah ini di atas batas aman kecukupan beras, yakni 30.000 ton.

Menurut Eli, Jakarta juga memiliki stok beras di lokasi lain, yakni di Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta sebanyak 14.882 ton.

Dinas KPKP DKI kini tak cuma memantau stok beras, tapi juga memantau stok cabai, bawang, daging sapi, daging ayam ras, serta telur ayam ras. Berdasarkan pantauan mereka, stok makanan tersebut juga masih tergolong mencukupi.

Eli mengatakan, untuk menjaga stok serta harga pangan, Pemprov DKI Jakarta melakukan sejumlah langkah strategis.

"[Pertama], kegiatan sembako murah Pemprov DKI Jakarta yang penyediakan paket sembako dengan harga Rp100.000 berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng dua liter, gula pasir satu kilogram, dan tepung terigu satu kilogram," sebutnya.

Kemudian, melakukan program pangan subsidi bagi masyarakat tertentu, melakukan kerja sama antardaerah melalui BUMD DKI Jakarta bidang pangan, dan memperluas akses pangan kepada masyarakat melalui progran pangan murah.

"Kami juga bekerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepolisian, swasta, dan stakeholders lainnya," ujar Eli.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2024 atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash news
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Irfan Teguh Pribadi