Flash News

Pemerintah Resmi Izinkan Liga 1 Indonesia Lanjut Tanpa Penonton

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 5 Des 2022 18:37 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pemerintah resmi melanjutkan kembali Liga 1 Indonesia yang sempat terhenti akibat insiden Stadion Kanjuruhan, meski tanpa penonton.
tirto.id -
Pemerintah resmi melanjutkan kembali Liga 1 Indonesia yang sempat terhenti akibat insiden Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu.
"Atas nama pemerintah, liga atau kompetisi sepak bola itu diteruskan yang terhenti dan jadwal-jadwal yang sudah ada tentu atas koordinasi dengan pihak Polri itu saya kira PSSI dan LIB akan melaksanakan dengan panduan yang sangat ketat," kata Menpora Zainuddin Amali di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (5/12/2022).
Amali beralasan, pemerintah melanjutkan kompetisi karena Polri, KemenPUPR, Kementerian Kesehatan dan Kepolisian melakukan sejumlah rekomendasi TGIPF demi perbaikan sepak bola Indonesia.
Kedua, pemerintah melanjutkan kompetisi dalam rangka menghadapi sejumlah laga dunia seperti AFF 2023 maupun Piala Dunia U-20. Pemerintah perlu membangun atmosfer kompetisi yang baik agar pemain bisa merasakan semangat bersaing.
Di sisi lain, rekomendasi TGIPF sudah dijalankan masing-masing kementerian dan lembaga. Ia yakin sepak bola Indonesia bisa menjadi baik jika menjalankan tata kelola dengan baik.
"Pemerintah meyakini dengan tata kelola yang baik, insyaallah akan hasilnya juga menjadi baik," ujar Amali.
Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan Liga boleh dimulai kembali. Pemerintah juga menyilakan liga berjalan sesuai jadwal yang ada. Akan tetapi pertandingan kali ini belum boleh ada penonton.
"Penyelesaian sepak bola ini, liga ini itu diizinkan tanpa ada penonton, tanpa ada penonton itu diselesaikan," jelas Mahfud, Senin (5/12/2022).
Mahfud juga memastikan hampir seluruh rekomendasi TGIPF tengah berjalan. Tiap lembaga yang menjadi sasaran rekomendasi TGIPF mulai menjalankan rekomendasi. Selain itu, rekomendasi soal perbaikan infrastruktur sepak bola juga sudah mulai berjalan sesuai standar FIFA. Pemerintah juga sudah memproses hukum pihak yang tersandung dalam insiden Kanjuruhan.
"Jadi semua yang disampaikan TGIPF sejauh menyangkut internal kita pemerintahan itu sudah mulai berjalan," kata Mahfud.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengaku Polri mendukung melanjutkan kompetisi. Sigit pun mengaku membuat regulasi khusus pengamanan pertandingan lewat Perpol 10 tahun 2022 sebagai tindak lanjut arahan Presiden Jokowi dalam perbaikan sepak bola Indonesia.
"Tentunya di dalamnya ada beberapa perbaikan, baik terhadap sistem evaluasi, sistem perizinannya, kemudian metode dan kesiapan dari rangkaian pengamanan mulai dari sebelum, pada saat pelaksanaan kegiatan dan pasca kegiatan," ujar Sigit, Senin.
"Semuanya tentunya dilakukan evaluasi dan persiapan yang lebih baik khususnya terkait aturan-aturan FIFA kemudian kita perjelas termasuk masalah penggunaan gas air mata," lanjut Sigit.
Sebagai penutup, Mahfud menegaskan bahwa pemerintah menyelesaikan agenda sepak bola demi masa depan sepak bola Indonesia. Ia memastikan tidak ada desakan pihak tertentu agar liga berjalan.
"Intinya kita menyelesaikan agenda-agenda yang ini yang sekarang tersisa untuk menyongsong masa depan persepakbolaan nasional karena ini tadi dikatakan ini bukan desakan siapa-siapa, bukan desakan PSSI, bukan desakan LIB atau apapun. Ini karena kepentingan persepakbolaan kita secara nasional dan kita akan memperbaikinya dan sudah ada niat untuk memperbaiki," tegas Mahfud.



Baca juga artikel terkait LIGA 1 INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri

DarkLight