PBSI Larang Atlet Tinggalkan Pelatnas Cipayung Selama Libur Lebaran

Oleh: Oryza Aditama - 15 Mei 2020
Dibaca Normal 1 menit
PBSI melarang para atlet meninggalkan lokasi pelatnas di Cipayung, Jakarta Timur, selama masa libur Lebaran pada 21-26 Mei 2020.
tirto.id - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melarang para atlet meninggalkan lokasi pelatnas di Cipayung, Jakarta Timur, selama masa libur Lebaran pada 21-26 Mei 2020. Kebijakan ini diberlakukan demi menjaga mereka dari risiko penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Selama masa libur Lebaran, atlet tetap harus berada di pelatnas, tidak boleh bepergian. Ini dilakukan demi menjaga kesehatan serta keselamatan atlet dan juga orang lain di masa pandemi COVID-19,” terang Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, dikutip dari Antara, Kamis (14/5/2020).

Meski demikian, para atlet diperbolehkan menerima kunjungan dari orangtua maupun keluarga mereka sewaktu hari raya, namun tetap disesuaikan dengan protokol kesehatan dari PBSI. Aturan ini akan dibahas lebih lanjut oleh pihak PBSI bersama tim dokter.

PBSI juga akan mengatur kemungkinan pelaksanaan teknis salat Idul Fitri di lingkungan pelatnas. Jika dimungkinkan, aktivitas ini juga tetap harus mengacu kepada protokol keselamatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

“PBSI akan tetap memfasilitasi kebutuhan mereka di pelatnas, termasuk kebutuhan makanan dan latihan, akan diatur dan dikontrol oleh bagian-bagian terkait," ujar Budiharto, seperti dimuat laman PBSI.

Rapid Test Ketiga di Pelatnas

Di samping itu untuk memastikan lingkungan pelatnas bebas dari COVID-19, PBSI akan melaksanakan rapid test pada 27-29 Mei 2020. Sebelumnya, telah dilakukan dua kali rapid test pada 25 Maret dan 24 April 2020 lalu.

Menurut rencana, rapid test ketiga akan dilakukan secara bertahap selama tiga hari. Tes tersebut termasuk diberlakukan untuk seluruh staff dan karyawan PBSI sebelum mereka kembali bekerja di lingkungan pelatnas selepas masa libur Lebaran.

"Kami ingin memastikan kawasan pelatnas bebas COVID-19, jadi semua akan dites termasuk staf dan karyawan, sekaligus membantu pemerintah untuk memantau dan membatasi perkembangan COVID-19," ujar Budiharto.


Selama masa pandemi COVID-19, para atlet tidak menjalani program latihan secara penuh. Mereka hanya diberikan program khusus yang bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh serta mempertahankan sentuhan permainan saja.


Pelatnas PBSI rencananya akan kembali beraktivitas secara normal pada 2 Juni 2020 mendatang. Meski demikian, jadwal ini tetap akan disesuaikan dengan keputusan pemerintah terkait masa pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Baca juga artikel terkait PBSI atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight