Niat Puasa Senin Kamis, Doa Berbuka Sesuai Sunnah & Keistimewaannya

Oleh: Dhita Koesno - 22 Oktober 2020
Dibaca Normal 1 menit
Niat puasa Senin Kamis, doa berbuka sesuai Sunnah dan keistimewaan mengerjakannya.
tirto.id - Puasa Senin-Kamis merupakan puasa sunah yang sangat dianjurkan. Puasa ini termasuk puasa sunah yang istimewa karena sering dilakukan oleh Nabi Muhammad. Melakukan puasa Senin Kamis sama saja dengan puasa sunah lainnya.

Keistimewaan Puasa Senin Kamis


Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, "Bahwasanya Nabi Muhammad lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Amalan-amalan manusia diajukan kepada Allah setiap hari Senin dan Kamis, maka saya senang apabila amalan saya (pada hari tersebut) dan saya berpuasa pada hari tersebut." (H.R. Ahmad).

Dari riwayat di atas, disimpulkan bahwa Senin dan Kamis merupakan hari istimewa untuk semua hamba Allah SWT. Pada dua hari tersebut, amalan seseorang akan diajukan oleh malaikat kepada Allah. Oleh karenanya, Rasulullah memilih berpuasa pada hari-hari penting itu.

Tulisan Alhafiz K tentang "Catatan di Sekitar Puasa Senin Kamis" menyebutkan, terdapat keterangan tambahan, dari Syekh Bujairimi dalam Attajrid Linaf‘il Abid, Hasyiyah ala Fathil Wahhab bahwa:

"Amal perbuatan seseorang diperlihatkan di hadapan Allah pada Senin dan Kamis. Di hadapan para nabi, ayah, dan ibu yang bersangkutan sendiri, amal diperlihatkan pada Jumat. Sementara di hadapan Rasulullah, amal seseorang diperlihatkan setiap hari."

Selain itu diriwayatkan pula, bahwa pada hari Senin dan Kamis, terkait diangkatnya amalan kepada Allah, seseorang yang tidak berbuat syirik, akan akan mendapatkan ampunan-Nya,

"Pintu surga dibuka pada Senin dan Kamis. Setiap hamba yang tidak berbuat syirik kepada Allah sedikit pun akan diampuni kecuali seseorang yang bermusuhan dengan saudaranya." (H.R. Muslim).

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis


Sebelum menjalankan puasa Senin Kamis, sebaiknya didahului dengan membaca niat. Berikut ini lafal bacaan niat puasa Senin Kamis dalam bahasa Arab, latin, beserta artinya dalam bahasa Indonesia:

Bacaan Niat Puasa Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

‘Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa’ala’

Artinya: Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.

Bacaan Niat Puasa Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

‘Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi taa’ala’

Artinya: Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.

Doa Berbuka Puasa Sesuai Sunnah


Sementara untuk doa buka puasa sesuai sunnah untuk puasa Senin Kamis, sama seperti bacaan untuk buka puasa sunnah lainnya. Ada tiga doa yang umumnya diniatkan untuk berbuka puasa yang bisa dibaca salah satunya, berikut bacaannya:

1. اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

‘Allaahummalakasumtu wabika amantu wa’ala rizkika aftortu birohmatika yaa arhamar raahimiin’

Artinya : “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”

2. اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

'Allahumma laka shumtu wa'ala rizqika afthortu dzahaba-dh-dhama'u wabtalatil 'uruqu wa tsabatal ujru insya-Allah ta'ala'

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu lah aku berpuasa, atas rezeki-Mu lah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insya Allah,"

3. Doa berbuka puasa dari riwayat HR Abu Dawud

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

'Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah'

Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."


Baca juga artikel terkait NIAT PUASA SENIN KAMIS atau tulisan menarik lainnya Dhita Koesno
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Dhita Koesno
Editor: Fitra Firdaus
DarkLight