Microsoft Akan Hilangkan Fitur Password Bagi Pengguna Windows 10

Penulis: Adrian Samudro, tirto.id - 13 Mei 2019 15:50 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Microsoft berencana akan menghilangkan fitur keamanan kode kunci saat login bagi seluruh pengguna Windows 10.
tirto.id - Raksasa perangkat lunak Microsoft telah mengonfirmasi dalam waktu dekat ini akan memberlakukan login tanpa kata sandi (password) bagi pengguna Windows 10 versi terbaru(1903), setelah didukung dengan sertifikasi FIDO2 untuk Windows Hello.

Dilansir dari laman Techcommunity Microsoft, dengan sertifikasi FIDO2 Windows Hello, Microsoft membawa 800 juta pengguna Windows 10 menuju selangkah lebih dekat dengan dunia tanpa kata sandi, kata Yogesh Mehta, Manajer Grup Tim Crypto, Identitas dan Autentikasi di Azure Core OS, Microsoft.

“Tidak ada yang menyukai kata sandi kecuali peretas. Orang tidak suka kata sandi karena mereka harus selalu mengingatnya. Oleh karenanya, orang cenderung membuat kata sandi yang mudah ditebak dan berakibat menjadi incaran peretas yang mencoba mengakses komputer dan jaringan korban,” kata Yogesh.


FIDO2 sendiri merupakan seperangkat standar yang memungkinkan login dengan didukung oleh keamanan kriptografi kuat yang dirancang oleh afiliasi standar keamanan autentikasi dari FIDO (Fast Identity Online) Alliance, sebagaimana diwartakan Forbes.

CMO Aliansi FIDO, Andrew Shikiar, mengatakan Microsoft telah menjadi pendukung utama misi Aliansi FIDO ini untuk menggerakkan dunia yang tidak lagi bergantung pada kata sandi.

Sejak tahun 2015, Microsoft sendiri telah berusaha untuk membuat pengguna tidak bergantung lagi dengan kata sandi sejak diperkenalkannya login dengan pemindai wajah Windows Hello, yang saat ini identifikasi pengguna bisa melalui pengenalan wajah, pemindaian sidik jari dan pemindaian iris mata.

“Kami mendorong perusahaan dan pengembang perangkat lunak untuk mengadopsi strategi ini untuk mencapai masa depan tanpa kata sandi dan dengan mendukung alternative kata sandi seperti Windows Hello mulai sekarang,” kata Yogesh.

Spesialis keamanan ESEt, Jake Moore, menyambut baik kabar ini dengan mengatakan, “Mempertimbangkan sejumlah pelanggaran data yang telah kita saksikan dalam beberapa bulan terakhir. Senang melihat perusahaan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi pengguna mereka.”

Namun, ia memperingatkan bahwa kata sandi akan masih menjadi fitur yang membantu untuk manajemen kata sandi yang lebih baik dan melindungi data mereka jika diretas oleh orang yang salah.


Baca juga artikel terkait MICROSOFT atau tulisan menarik lainnya Adrian Samudro
(tirto.id - Teknologi)

Penulis: Adrian Samudro
Editor: Yandri Daniel Damaledo

DarkLight