Mengenal Istilah Herd Immunity dalam Situasi Corona Covid-19

Oleh: Cornelia Agata Wiji Setianingrum - 26 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Istilah Herd Immunity naik pada pencarian di Google dan menjadi trends pada Senin, 23 Maret 2020. Apa istilah itu?
tirto.id - Merebaknya penyebaran virus corona Covid-19 semakin mengkhawatirkan masyarakat dunia. Kondisi ini menyebabkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah ini menjadi pandemi global. Di samping status wabah Covid-19 ini, muncul istilah Herd Immunity dalam dunia kesehatan sebagai upaya perlindungan diri atau imunitas tubuh.

Istilah Herd Immunity naik pada pencarian di Google dan menjadi trends pada Senin, 23 Maret 2020. Dilansir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Herd Immunity atau kekebalan kelompok (komunitas) adalah keadaan di mana sebagian besar masyarakat terlindungi atau kebal terhadap penularan penyakit tertentu.

Herd immunity bisa muncul dengan cara membiarkan virus terus menyebar sehingga banyak orang terinfeksi dan apabila mereka sembuh, banyak orang akan kebal sehingga wabah akan hilang dengan sendirinya karena virus sulit menemukan host atau inang untuk membuatnya tetap hidup dan berkembang.

Semakin banyak orang yang mengalami Herd Immunity akan berdampak bagi lingkungan sosialnya yaitu melindungi kelompok masyarakat yang bukan merupakan sasaran imunisasi dari penyakit atau virus yang menyerang.

Sedangkan menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Herd Immunity didefinisikan sebagai situasi atau keadaan di mana semakin banyak masyarakat dalam suatu lingkungan sosial memiliki tingkat kekebalan tinggi terhadap penyakit menular yang dapat menghambat hingga memutus proses penyebarannya virus dari orang, seperti dilansir dari Health.

Herd Immunity bisa tercipta dengan menggunakan dua cara:
  1. Dengan cara menyuntikkan vaksinasi atau obat untuk penangkalan penyebaran virus tersebut. Kekebalan tersebut akan muncul dari vaksin yang disuntikkan dan tidak membuat virus dari orang yang terjangkit menular pada orang lain.
  2. Herd Immunity bisa tercipta tidak dengan suntik vaksin, yaitu dengan cara alami. Artinya, Herd Immunity akan tercipta apabila dalam satu kelompok sudah banyak yang terpapar virus, maka orang lain dalam masyarakat tersebut akan memiliki tingkat kekebalan yang baik dengan sendirinya dan bisa menangkal penyebaran virus.

Pada kasus virus Covid-19, sampai saat ini memang belum ditemukan vaksin atau obat yang dapat menangkal penyebarannya. Maka Herd Immunity hanya dapat dijalankan dengan cara alami yaitu dengan cara pemulihan pasien yang sudah terinfeksi. Cara alamiah yang dimaksud yaitu dengan membiarkan Covid-19 menginfeksi sebagian besar orang di beberapa wilayah. Dengan banyaknya yang terinfeksi kemudian akan menciptakan Herd Immunity.

Memilih menggunakan cara alami penciptaan Herd Immunity pada penanganan virus Covid-19 sebenarnya tidak disarankan untuk menjadi pilihan utama. Hal itu dikarenakan tingkat infeksi yang sangat cepat di seluruh dunia hingga dapat mengakibatkan kematian maka cara tersebut justru membahayakan lingkungan.

Ada upaya lain yang bisa diterapkan untuk menahan penyebaran virus Covid-19, yaitu dengan membatasi kontak orang-ke-orang dan mendesak masyarakat untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain atau yang dikenal dengan istilah Social Distancing atau Physical Distancing.


Baca juga artikel terkait WABAH VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Cornelia Agata Wiji Setianingrum
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Cornelia Agata Wiji Setianingrum
Penulis: Cornelia Agata Wiji Setianingrum
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight