Menuju konten utama
Kurikulum Merdeka

Materi IPA Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka Bab 5, 6, dan 7

Rangkuman materi IPA Kelas 7 semester 2 Kurikulum Merdeka bab 5, 6, dan 7 tentang Klasifikasi Makhluk Hidup, serta Bumi & Tata Surya.

Materi IPA Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka Bab 5, 6, dan 7
Planet-planet tata surya. Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Galaksi, nebula, bintang. Format lebar. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Materi pelajaran IPA Kelas 7 semester 2 Kurikulum Merdeka bab 5, 6, dan 7 membahas beberapa Klasifikasi Makhluk Hidup; Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia ; serta Bumi dan Tata Surya.

Rangkuman materi pelajaran IPA Kelas 7 semester 2 Kurikulum Merdeka bab 5, 6, dan 7 secara garis besar akan menjelaskan pembahasan materi tersebut di dalamnya.

Berikut adalah ringkasan dari penjelasan rinci subtema yang selengkapnya dapat dilihat langsung dalam buku pelajaran IPA kelas 7 sesuai Kurikulum Merdeka.

Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Kurikulum Merdeka Bab 5

Bab 5 dalam pelajaran IPA kelas 7 mempelajari tentang Klasifikasi Makhluk Hidup. Berikut penjelasan lebih rinci.

1. Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Materi ini diawali dengan memahami ciri-ciri dan karakteristik makhluk hidup.

Ciri-ciri makhluk hidup adalah sebagai berikut:

- Bergerak

- Tumbuh dan berkembang

- Melakukan reproduksi

- Peka terhadap rangsangan lingkungan

- Mengambil dan memakai energi

- Bernapas

- Menghasilkan limbah (ekskresi)

- Memiliki tubuh yang tersusun dari satu atau banyak sel.

2. Kunci Klasifikasi Jenis-Jenis Makhluk Hidup

Di samping itu, makhluk juga beragam jenisnya. Dengan demikian diperlukan sebuah klasifikasi yang nantinya mempermudah mengenali sebuah makhluk hidup.

Ilmuwan menerapkan konsep bernama "kunci klasifikasi" untuk mengklasifikasikan jenis-jenis makhluk hidup ini.

Kunci klasifikasi memiliki beberapa jenis yang terdiri atas:

- Kunci percabangan

- Kunci dikotomi

- Kunci format tabel

- Kunci melingkar

3. Mengenal Apa Itu Taksonomi

Pengklasifikasian makhluk hidup dipelajari dari cabang ilmu bernama taksonomi.

Takson adalah kelompok-kelompok makhluk hidup yang punya berbagai persamaan.

Saat dilakukan klasifikasi takson maka terjadi pengelompokan makhluk hidup yang disusun karena adanya persamaan dan perbedaan.

Dalam klasifikasi takson, posisi kalsifikasi semakin ke bawah, maka perbedaan yang ditemukan makin sedikit. Lalu, di sana makin banyak ditemukan persamaan.

4. Urutan Takson dari yang Tertinggi sampai Terendah

Sistem Klasifikasi Taksonomi

Ilustrasi sistem klasifikasi skema peringkat taksonomi. (FOTO/iStockphoto)

Urutan takson dari yang tertinggi sampai terendah sebagai berikut:

- Kingdom (kerajaan) / Regnum (dunia)

- Phylum (filum) atau divisio (divisi)

- Classis (kelas)

- Ordo (bangsa)

- Familia (famili/suku)

- Genus (marga)

- Spesies (spesies/jenis)

Penggunaan urutan takson harus urut dan tidak boleh diacak. Ada istilah kingdom dan phylum dipergunakan pada klasifikasi hewan. Lalu, regnum dan divisio dipakai pada tumbuhan.

Dari sisi kingdom, organisme dunia dikelompokkan ke dalam:

1. Kingdom Monera

Kingdom Monera memiliki anggota organisme prokariotik. Organisme ini tidak punya membran inti sel.

2. Kingdom Protista

Kingdom Protista terdiri dari kelompok makhluk hidup eukariotik atau suah punya membran inti sel. Namun, organisme ini memiliki jaringan sederhana dan tanpa organ.

3. Kingdom Fungi

Kingdom Fungi memiliki anggota organisme eukariotik dengan sel berupa hifa (benang). Selain itu, ciri lain organismenya yaitu memiliki dinding sel dari kitin, tidak punya kloroplas, dan menghasilkan spora untuk perkembangbiakannya.

4. Kingdom Plantae

Kingdom Plantae terbagi ke dalam beberapa divisio. Divisio tersebut meliputi lumut (Bryophyta), paku-pakuan (Pteridophyta), dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta)

5. Kingdom Animalia

Kingdom Animalia merupakan bagian dari kelompok hewan. Pembagiannya secara umum terdiri dari hewan tidak bertulang belakang (avertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata).

Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Kurikulum Merdeka Bab 6

Bab 6 mempelajari tentang Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia. Materi ini melatih siswa untuk memahami lingkungan makhluk hidup, ekosistem, rantai dan jaring makanan, hingga interaksi antarkomponen ekosistem.

1. Apa Itu Lingkungan Biotik dan Abiotik

Lingkungan makhluk hidup terdiri atas lingkungan yang berisi makhluk hidup (biotik) dan lingkungan berisi benda tak hidup (abiotik). Saat kedua lingkungan tersebut saling berinteraksi jadilah sebuah hubungan yang dinamakan ekosistem.

2. Mengenal Apa Itu Ekosistem

Ekosistem adalah sistem yang di dalam mempertemukan hubungan (interakkksi) saling ketergantungan antara komponen-komponen di dalamnya, termasuk makhluk hidup dan yang tidak hidup.

Ilmu yang mempelajari ekosistem beserta hubungan saling ketergantungan di dalamnya dari makhluk hidup dan benda tak hidup disebut ekologi.

3. Tingkatan Organisasi Kehidupan

Ekologi memiliki beberapa tingkatan organisasi kehidupan. Tingkatan tersebut terdiri atas:

- individu

- populasi

- komunitas

- ekosistem

- bioma

- biosfer.

4. Rantai Makanan & Jaring-Jaring Makanan

Setiap makhluk hidup membutuhkan energi yang akan dipakainya untuk bergerak dan melakukan beragam aktivitas. Inilah yang kemudian memunculkan adanya rantai makanan.

Rantai makaan merupakan proses perpindahan energi dari satu makhluk hidup menuju yang lainnya lewat aktivitas makan dan dimakan.

Saat rantai makanan satu dengan rantai makanan saling terhubung, maka akan membentuk jaring-jaring makanan. Jaring-jaring makanan merupakan kumpulan rantai makanan yang kompleks. Sumber makanan tersedia lebih dari satu sehingga membuatnya cukup stabil.

5. Interaksi dalam Ekosistem

Sementara itu, setiap ekosistem dimungkinkan terjadi interaksi dengan ekosistem lainnya. Ada beberapa bentuk interaksi yang umum terjadi yaitu:

- Kompetisi

Kompetisi adalah interaksi yang merugikan kedua makhluk hidup yang terlibat di dalamnya.

- Predasi

Predasi merupakan interaksi menguntungkan untuk satu pihak, namun pihak lain akan menerima kerugian.

- Herbivori

Herbivori adalah interaksi yang organisme herbivora dengan produsen

- Simbiosis

Simbiosis adalah hubungan erat yang terjadi antarpopulasi pada sebuah habitat yang sama. Simbiosis dibagi atas simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme.

6. Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Sementara itu, Indonesia merupakan salah satu negara yang punya keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Di negeri ini ditemukan tumbuhan endemi seperti bunga Rafflesia Arnoldi, cendana, anggrek tebuk, damar, dan sebagainya.

Lalu, persebaran fauna terbagi atas fauna wilayah barat dan fauna wilayah timur.

Keanekaragaman flora dan fauna ini mesti dijaga agar tidak sampai terjadi kepunahan. Aktivitas penggundulan hutan, banjir, kebakaran hutan, hingga kekeringan sebisa mungkin dihindari.

Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Kurikulum Merdeka Bab 7

Tata Surya

Ilustrasi Tata Surya. Foto/Istock

1. Mengenal Apa Itu Tata Surya

Bab 7 mengupas tentang Bumi dan Tata Surya. Tata surya merupakan susunan benda langit yang mengorbit pada matahari. Jika dirinci, benda langit yang mengelilingi matahari terdiri atas:

- 8 planet

- 5 planet kerdil

- lebih dari 200 satelit

- kurang lebih 995.369 asteroid

- sekira 2.679 komet

2. Apa Itu Planet dan Urutannya dari yang Terdekat dengan Matahari

Planet adalah benda langit yang tidak bisa memancarkan cahaya sendiri, namun bisa memantulkan cahaya matahari. Dalam sistem tata surya, diketahui ada 8 planet yang mengorbit matahari. Nama-nama planet tersebut adalah:

1. Merkurius

2. Venus

3. Bumi

4. Mars

5. Jupiter

6. Saturnus

7. Uranus

8. Neptunus

Deretan planet yang terdiri dari Merkurius, Venus, Bumi, Mars disebut planet dalam karena orbitnya dekat matahari. Sementara sisanya disebut planet luar yang mempunyai orbit jauh dari matahari.

Sebelumnya nama Pluto sempat dimasukkan ke dalam daftar planet di tata surya. Namun, dalam perkembangannya, Pluto tidak memenuhi syarat sebagai planet karena terlalu kecil, gravitasi lemah, dan tidak bisa membersihkan lingkungan orbitnya. Lintasan orbitnya lebih besar dan tidak tetap, serta terlampau jauh dari matahari.

Pluto digolongkan sebagai planet kerdil. Planet kerdil lainnya yang ditemukan adalah Ceres, Haumea, Makemake, dan Eris.

3. Komet

Benda langit selanjutnya yang mengorbit matahari adalah komet. Komet menjadi benda langit yang mengelilingi matahari dan mempunyai orbit cukup lonjong. Dalam komet terdapat debu, partikel batu dan es, metana, serta amonia.

4. Meteorid

Lalu, meteorid yaitu potongan batu atau puing logam yang bergerak mengelilingi matahari dengan orbit tertentu. Kecepatannya mencapai 42 km/detik. Saat masuk ke Bumi dan tidak sampai habis terbakar begitu sampai di permukaan, maka batu meteorid disebut dengan meteorit.

5. Asteroid

Setelah itu, asteroid di luar angkasa. Asteroid disebut pula dengan planet minor atau planetoid. Tiga kelompok utamanya meliputi sabuk asteroid utama, trojan, dan asteroid dekat Bumi.

6. Apa Itu Rotasi dan Revolusi Bumi

Terkait materi tentang Bumi, pembelajaran mengupas tentang rotasi dan revolusi sebagai bagian dari gerak Bumi. Rotasi adalah gerakan perputaran Bumi terhadap porosnya. Lalu, revolusi Bumi adalah perputaran Bumi mengelilingi matahari.

Selain itu, Bumi memiliki satelit bernama Bulan. Bulan mengorbit Bumi dengan periode 29 atau 30 hari. Bulan juga turut mengelilingi matahari.

Baca juga artikel terkait EDUKASI DAN AGAMA atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Pendidikan
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yulaika Ramadhani