Menuju konten utama

Masyarakat Jogja Diimbau Tak Lakukan Konvoi Tahun Baru

Guna mencegah kemacetan pada malam tahun baru, pihak kepolisian DIY melarang aksi konvoi. Ribuan personel pun telah dikerahkan ke sejumlah titik untuk mengamankan situasi.

Masyarakat Jogja Diimbau Tak Lakukan Konvoi Tahun Baru
Ilustrasi. Kendaraan melintas di jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (23/12) malam, jelang Natal dan Tahun Baru. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah.

tirto.id - Seluruh masyarakat Yogyakarta khususnya kalangan remaja diimbau untuk tidak melakukan konvoi kendaraan roda dua ataupun roda empat. Hal ini disampaikan pihak Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta guna mengantisipasi kemacetan saat malam pergantian tahun 2016 ke 2017.

"Kami imbau tidak ada [konvoi] karena tidak konvoi saja sudah macet, apalagi keliling-keliling," kata Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigjen Pol Ahmad Dofiri di Markas Polda DIY, Kamis (29/12/2016).

Menurut Dofiri, masyarakat tidak perlu merayakan Tahun Baru 2017 secara berlebihan dengan berkonvoi, melainkan cukup melakukan kegiatan di satu tempat saja. Apalagi Pemerintah DIY juga telah memfasilitasi berbagai kegiatan hiburan di sejumlah titik.

"Seperti di Stadion Mandala Krida ada 'Road Race', ada panggung di Malioboro, Titik Nol Kilometer dan Alun-alun. Di satu tempat itu saja, kalau ke tempat lain pasti macet," tutur Dofiri.

Sebagaiman dikutip dari Antara, pada malam pergantian tahun, masyarakat atau wisatawan yang hendak masuk kawasan Malioboro telah disediakan 5 kantong parkir utama yakni Parkir Ngabean, Parkir Senopati, Abu Bakar Ali, Stadion Kridosono, serta GOR Among Rogo.

Pada malam pergantian tahun itu akan berlangsung "car free night" di sepanjang Jalan Malioboro. Kawasan sentra wisata belanja di Yogyakarta itu ditutup untuk kendaraan roda dua hingga roda empat mulai pukul 17.00 WIB dari utara Hotel Inna Garuda hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Dofiri mengatakan hingga puncak pergantuan tahun Polda DIY masih akan menggencarkan razia minuman keras di seluruh titik aktivitas warga. "Begitu ada informasi akan kami gerebeg. Sebab ketika ada yang mengonsumsi minuman keras lalu konvoi maka akan membahayakan orang lain dan dirinya sendiri," ujarnya.

Kepala Subbidang Penerangan Polda DIY Komisaris Polisi Sri Sumarsih mengatakan untuk mengamankan rangkaian Natal dan Tahun Baru 2017 Polda DIY mengerahkan 1.627 personel polisi. Mereka disebar di titik-titik tertentu dengan menyesuaikan situasi dan kondisi wilayah.

Ia mengatakan sebanyak 1.627 personel merupakan gabungan dari 227 personel Polda DIY, 325 personel Polresta Yogyakarta, 325 personel Polres Sleman, 260 personel Polres Kulon Progo, 245 personel Polres Bantul, dan 245 personel Polres Gunung Kidul.

Baca juga artikel terkait TAHUN BARU 2017 atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari