STOP PRESS! Indonesia Berniat Beli Pesawat Amfibi dan Helikopter Rusia

Massa Aksi Bela Islam III Semakin Padati Jakarta

Reporter: Andrian Pratama Taher
02 Desember, 2016 dibaca normal 1 menit
Massa Aksi Bela Islam III Semakin Padati Jakarta
Kondisi massa yang mulai memenuhi Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (2/12). Tidak sedikit massa membagikan makanan dan bercengkrama dengan masyarakat dalam mengikuti aksi bela Islam III. [Tirto/Taher]
tirto.id - Gelombang massa aksi bela Islam III terus berdatangan. Aksi yang diklaim oleh penyelenggara aksi akan diikuti dua juta peserta itu rencananya akan menyuarakan aspirasi yang sama, yakni meminta agar calon gubernur Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama selaku tersangka dugaan penistaan agama untuk ditangkap dan ditahan oleh kepolisian.

Dalam pantauan Tirto, massa bergerak dari arah selatan menuju lokasi aksi yang bertempat di Monas, Jakarta. Tidak sedikit massa melakukan long march dari Mampang, Jakarta Selatan hingga titik aksi.

Jalan Rasuna Said pun dipenuhi massa. Tidak sedikit kendaraan berhenti lama akibat gelombang massa yang terus berjalan ke arah Monas. Kemacetan terus mengular hingga melewati Jalan Imam Bonjol dan daerah Menteng. Bahkan, jalan semakin ramai begitu semakin mendekati Jalan Medan Merdeka Selatan.

Karno (51), salah satu peserta aksi bela Islam III mengatakan, dirinya datang bersama teman. Pria yang pernah bekerja di daerah Kampung Bali itu menuturkan dirinya tidak mengajak anak dan istri karena tidak mau mengganggu aktivitas mereka.

Karno mengatakan ia mengikuti aksi ini murni hanya karena faktor agama. Ia merasa terpanggil untuk ikut aksi dan tidak memikirkan terkait hal politik. "Bukan politik, ngapain mikirin politik?" ujar Karno kepada Tirto di Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Karno mengatakan, ia terdorong untuk ikut aksi karena banyak umat dari daerah ikut aksi. Ia pun terpaksa menaruh motornya di daerah Sabang, Jakarta karena jalur sudah tidak bisa diakses oleh motor.

Meski demikian, ia tidak menuntut agar Ahok dipenjara atau ditahan karena percaya bahwa sudah ada lembaga hukum yang mengurus hal tersebut.

(tirto.id : ign/ign)

Keyword