Luhut Kembalikan Tugas Menteri ESDM kepada Jonan

Oleh: Yuliana Ratnasari - 17 Oktober 2016
Dibaca Normal 1 menit
Setelah dua bulan mengemban tugas sebagai Plt Menteri ESDM, hari ini Luhut Binsar Pandjaitan menyerahkan jabatan Menteri ESDM kepada Ignasius Jonan. Menko Kemaritiman itu meyakini, kepemimpinan Jonan akan membawa Kementerian ESDM jadi lebih baik.
tirto.id - Ignasius Jonan telah resmi dilantik sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat (14/10/2016) oleh Presiden Joko Widodo. Peresmian jabatan itu ditindaklanjuti dengan penyerahan jabatan dari Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang sebelumnya bertugas sebagai Plt Menteri ESDM kepada Ignasius Johan.

"Selama dua bulan saya di sini sebagai Plt, saya sudah laporkan apa yang sudah, sedang, dan akan kami kerjakan. Saya optimis di bawah dua kepemimpinan Pak Jonan dan Pak Arcandra Kementerian ESDM akan lebih baik," ujar Luhut dalam sambutannya pada serah terima jabatan yang dilakukan di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari Antara, Senin (17/10/2016).

Luhut meyakini kompetensi Menteri dan Wakil Menteri ESDM dapat membawa sektor energi dan sumber daya mineral lebih maju lagi. “Yang satu ahli di bidang finance, yang satu ahli bidang teknis. Menurut saya itu kombinasi yang bagus sekali," katanya.

Hasil pekerjaan dan pencapaian Kementerian ESDM diakunya selama dua bulan menjabat sebagai pelaksana tugas dilakukan dengan kerja sama tim yang solid. "Jujur dari lubuk hati yang paling dalam, itu bukan saya, tapi ada satu teamwork yang bagus di Kementerian ESDM. Pak Sekjen memainkan perannya, ada tim yang muda-muda yang bekerja dengan hati, menurut saya luar biasa," kata Luhut.

Kepada jajaran Kementerian ESDM, Luhut berpesan, untuk menjaga kerja sama tim yang sudah mulai tumbuh dengan baik dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Luhut menjabat sebagai Plt Menteri ESDM menggantikan Arcandra Tahar yang dicopot dari Menteri ESDM lantaran persoalan kewarganegaraan ganda pada 15 Agustus 2016. Kemudian Presiden Joko Widodo mengangkat Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar sebagai Menteri dan Wakil Menteri ESDM untuk sisa masa jabatan 2014-2019 pada Jumat.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa meyakini duet Jonan-Arcandra merupakan orang yang tepat. "Keduanya merupakan figur yang profesional, berani, suka terjun ke lapangan, dan mempunyai potensi mereformasi besar-besaran sektor ESDM," katanya.

Meski, Presiden mengakui keduanya merupakan orang yang cukup keras kepala, Jonan-Arcandra diyakini mampu bekerja secara tim (teamwork). "Memang bukan tugas yang mudah, namun saya yakin keduanya bisa sebagai team work," kata Presiden.

Ketika ditemui setelah pelantikan, kepada pers Arcandra mengatakan bahwa dirinya merasa bersyukur ditunjuk kembali untuk membantu Presiden. "Ini tugas besar, saya akan kerjakan," tambahnya.

Sementara itu, Jonan mengaku tidak ingin melihat dan meratapi masa lalu ketika dirinya sempat keluar dari Kabinet Kerja karena di-reshuffle dari posisinya sebagai Menteri Perhubungan. Ketika itu, Jonan disebut-sebut lambat dan gagal mengatasi serta mengurai persoalan kemacetan Lebaran terutama dalam kasus di pintu keluar tol Brebes Timur alias Brebes Exit."Ya kalau kita bekerja ya lihatnya juga ke depan ya," jelasnya.

Baca juga artikel terkait MENTERI ESDM atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Politik)

Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari