LTMPT: Nilai Rata-Rata Rapor SNMPTN 2022 & Indeks Sekolah Berkaitan

Penulis: Yulaika Ramadhani - 13 Jan 2022 11:39 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Nilai rata-rata rapor siswa yang dipakai dalam SNMPTN 2022 akan dikalikan indeks sekolah untuk mendapatkan nilai akhir yang dijadikan bahan penyeleksian.
tirto.id - Dalam SNMPTN 2022, LTMPT menjelaskan bahwa nilai rata-rata rapor siswa yang dipakai dalam SNMPTN 2022 akan dikalikan indeks sekolah untuk mendapatkan nilai akhir yang dijadikan bahan penyeleksian.

SNMPTN adalah seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang jalur masuknya melalui penilaian terhadap prestasi siswa. Prestasi tersebut dilihat dari nilai siswa di sekolah sebagai input utama, ditambah prestasi lain di luar sekolah jika siswa memilikinya. Jalur ini ditujukan bagi siswa yang terbilang unggul dalam pendidikannya.

Penentu diterima atau tidaknya calon mahasiswa baru dalam SNMPTN, tidak langsung memeringkat apa adanya dari nilai rerata siswa di sekolah.

Ada perhitungan tertentu hingga nantinya didapatkan nilai akhir. Nilai akhir dipakai sebagai pertimbangan bagi rektor atau direktut perguruan tinggi (PT) dalam menentukan siswa yang lolos.

Hasil Seleksi SNMPTN Berdasar Nilai Rata-Rata Siswa x Indeks Sekolah


Ketua Pelaksana LTMPT, Prof. Budi P Widyobroto, dalam rilis yang diunggah kanal Youtube LTMPT Official mengatakan, nilai rerata siswa akan dikalikan dengan indeks sekolah dalam penentuan nilai akhir.

Penilaian indeks sekolah ditentukan oleh PT berdasarkan masukan data histori lima tahun terakhir yang diserahkan LTMPT dari berbagai faktor, seperti nilai rapor, sampai tingkat penerimaan siswa SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri.

Tinggi rendahnya nilai rapor siswa tidak terlalu berpengaruh. Sebab, nilai tersebut pada akhirnya masih akan dikalikan dengan indeks sekolah yang berbeda nilai bagi tiap sekolah. Nilai akhir akan dipakai dalam seleksi yang dilakukan masing-masing PT.

"Kalau ada prestasi lain, itu dari nilai akhir di-plus-kan," terang Budi.

Syarat SNMPTN 2022


Pelaksanaan SNMPTN 2022 menuntut peran aktif dari sekolah asal dan siswa sendiri agar bisa masuk dalam proses seleksi.

Sekolah memiliki kewajiban untuk mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang menjadi basis data berisi tekam jejak kinerja siswa dan nilai rapor siswa yang eligible mendaftar. Pengisian PDSS menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah dari sekolah siswa yang mendaftar.

Persyaratan SNMPTN 2022 terbagi atas syarat bagi sekolah dan syarat peserta. Berikut rincian syarat keduanya:

1. Persyaratan sekolah

a. SMA/MA/SMK yang mempunyai NPSN
b. Ketentuan Akreditasi:

- Akreditasi A: 40 % terbaik di sekolahnya
- Akreditasi B: 25 % terbaik di sekolahnya
- Akreditasi C dan lainnya: 5% terbaik di sekolahnya
c. Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Data siswa yang diisikan hanya yang eligible sesuai dengan ketentuan

2. Persyaratan Peserta

Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2022 yang memiliki prestasi unggul:

a. Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN
b. Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS
c. Memiliki nilai rapor semester 1 s.d. 5 yang telah diisikan di PDSS
d. Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.


Baca juga artikel terkait SNMPTN atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yantina Debora

DarkLight