Menuju konten utama

Loyalis Jokowi Pengaruhi Elektabilitas Prabowo di Angka 45%

Penambahan dukungan ke capres Prabowo Subianto makin tinggi karena instruksi Jokowi kepada loyalisnya meski tak disampaikan secara langsung.

Loyalis Jokowi Pengaruhi Elektabilitas Prabowo di Angka 45%
Capres-cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (kanan) berjalan usai debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/foc.

tirto.id - Survei Indikator Politik Indonesia menunjukan elektabilitas Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengalami peningkatan secara stabil di tiap bulannya. Survei tersebut menunjukan elektabilitas Prabowo Subianto mencapai 45,22%.

Guru Besar Ilmu Politik Australian National University, Marcus Miatzene, menerangkan, peningkatan signifikan suara untuk Prabowo lantaran dipengaruhi migrasi loyalis Presiden Joko Widodo.

Marcus mengakui, memang sejak maju di Pemilu 2014 dan 2019, Prabowo sudah memiliki basis pendukung cukup tinggi hingga menyentuh 45%.

Kemudian, saat dipasangkan dengan Gibran Rakabuming Raka, penambahan dukungan semakin tinggi karena instruksi Jokowi kepada loyalisnya meski tak disampaikan secara langsung.

"Jadi pemilih loyalis Prabowo sudah ada dan sekarang ditambah dengan pendukung Jokowi yang diarahkan oleh presiden secara halus untuk mendukung Prabowo, maka angka-angka yang kita lihat masuk akal," tutur Marcus dalam konferensi pers secara daring, Kamis (18/1/2024).

Disebutkan Marcus, sejumlah loyalis Jokowi juga ada yang beralih ke Anies Baswedan. Kendati demikian, jumlahnya tidak signifikan seperti kepada Prabowo.

Peneliti utama Indikator Burhanudin Muhtadi menambahkan, meskipun Ganjar dan Jokowi memiliki basis partai pengusung yang sama, namun hal itu tidak memengaruhi arah migrasi suara.

Loyalis Jokowi, kata Burhanudin, tetap menjadikan Gibran representasi penerus dibanding Ganjar yang juga satu latar belakang asal daerah dan budaya.

"Jadi tetap lebih kental aliran darah dibandingkan aliran air," ucap Burhanudin.

Menurut Burhanudin, dukungan suara kepada Prabowo dalam Pemilu 2024 ini cukup menarik karena dapat menjadi magnet bagi generasi milenial dan Gen-Z.

Bahkan, generasi X yang berada di usia 40-55 juga cukup banyak diberikan kepada Prabowo.

“Sumber peningkatan dukungan terhadap Prabowo terutama dari kalangan Gen Z yang hingga saat ini masih konsisten meningkat. Pada kelompok Gen X dan Boomers juga trennya meningkat,” ujar Burhanudin.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan dengan melibatkan 4.560 responden. Dari survei yang dilakukan tersebut, margin of error mencapai 2%.

Baca juga artikel terkait PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Politik
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto