Kim Jong-un akan Bertemu Trump, Cina: Semoga Berjalan Lancar

Oleh: Yantina Debora - 13 Maret 2018
Dibaca Normal 1 menit
Rencana pertemuan Kim Jong-un dan Donald Trump disebut sebagai "peluang yang hanya terjadi sekali seumur hidup."
tirto.id - Cina menyambut baik rencana pertemuan bersejarah antara Presiden Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menurut Presiden Cina Xi Jinping, perundingan ini akan menjadi langkah penting terkait hubungan kedua negara.

"Namun pada saat bersamaan, semua pihak harus bersabar dan menunjukkan kebijaksanaan politik," kata Xi Jinping sebagaimana dikutip dari kantor berita Cina, Selasa (13/3/2018).

Xi berharap perundingan antara Korea Utara dan Amerika Serikat bisa berjalan lancar. Selain itu Xi juga berharap pertemuan itu dapat menghasilkan kemajuan signifikan terkait proses denuklirisasi dan normalisasi hubungan.

Selain Cina, Korea Selatan juga menyambut baik rencana pertemuan itu. Duta Besar Korea Selatan untuk PBB Cho Tae-yul menyebut rencana perundingan AS dengan Korea Utara sebagai "peluang yang hanya terjadi sekali seumur hidup."

Pekan lalu, seorang delegasi dari Korea Selatan yang mengunjungi Korea Utara mengatakan Kim Jong-un berharap bisa bertemu Trump dan presiden Korea Selatan untuk membicarakan masalah denuklirisasi.

Media Korea Utara juga membenarkan adanya kunjungan dari Seoul, namun tidak melaporkan isi pembicaraan dalam kunjungan itu. Meski demikian, pihak Korea Selatan mengatakan bahwa Pyongyang masih diam karena berhati-hati dalam menyiapkan pertemuan itu.

"Kami belum menerima jawaban resmi dari rezim Korea Utara terkait pertemuan puncak Korea Utara dengan Amerika Serikat," kata Baik Tae-hyun, juru bicara kementerian Unifikasi Korea Selatan. "Saya menduga mereka menghadapi persoalan ini secara hati-hati dan butuh waktu untuk menyiapkan sikap."

Terkait rencana pertemuan dua pemimpin ini, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengungkapkan harapan agar rencana itu dapat terlaksana.

"Tentu saja kami berharap akan terlaksana. Tawaran sudah disampaikan dan kami menerimanya. Korea Utara telah menjanjikan sejumlah hal dan kami berharap mereka bisa menepatinya. Jika demikian, maka pertemuan akan terlaksana sesuai rencana," kata Sanders saat mengunjungi Nigeria, Senin (12/3/2018).

Di sisi lain, Tillerson menegaskan bahwa sejumlah hal masih perlu dilakukan untuk menyepakati lokasi dan poin-poin perundingan.

"Ini masih dalam tahap awal. Kami belum mendengar langsung jawaban dari Korea Utara," kata dia.

Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pemerintah Korea Utara terkait rencana pertemuan dua kepala negara tersebut.


Baca juga artikel terkait PERTEMUAN KIM JONG-UN DAN DONALD TRUMP atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Politik)

Sumber: antara
Penulis: Yantina Debora
Editor: Yantina Debora