Kemerdekaan Catalunya Ancam Ekonomi Spanyol

Bendera Catalunya berkibar di Barcelona. FOTO/REUTERS.
Oleh: Yantina Debora - 31 Oktober 2017
Dibaca Normal 2 menit
Deklarasi Catalunya tak hanya akan menghantam perekonomian Spanyol tetapi juga memicu meningkatnya aspirasi separatis di berbagai wilayah di Eropa.
Semangat warga Catalunya untuk pisah dari Spanyol terus menghebat. Referendum penentuan nasib sudah dilakukan pada 1 Oktober lalu dan hasilnya 62,4 persen warga Catalunya setuju untuk merdeka. Setelah sempat dibatalkan, pada 27 Oktober lalu Pemerintah Catalunya akhirnya mendeklarasikan kemerdekaan.

Deklarasi itu menimbulkan pertentangan dari berbagai pihak terutama pemerintah Spanyol. Langkah Catalunya dinilai ilegal karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi Spanyol telah memutuskan bahwa penyelenggaraan referendum adalah tindakan ilegal.

Berbagai negara juga turut mendukung keputusan pemerintah Spanyol menolak referendum Catalunya. Jerman, Amerika serikat, Kanada, Inggris dan Indonesia termasuk dalam negara yang berada mendukung keputusan pemerintah Spanyol.

"Indonesia tidak mengakui pernyataan sepihak kemerdekaan Catalunya," kata pernyataan dari Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi.

Baca juga: Spanyol jadi Sarang Separatis Akibat Penyeragaman Identitas

Pasca-deklarasi itu, situasi di Catalunya kian memanas. Pemerintah Spanyol membubarkan parlemen dan memecat Carles Puigdemont dari jabatan kepala pemerintahan Catalunya. Pada 28 Oktober pemerintah Spanyol juga mencabut status otonomi khusus Catalunya dan mengambil alih fungsi pemerintahan. Ambil alih kekuasaan itu berdasarkan pada Pasal 155 Konstitusi Spanyol.

Di awal Oktober, Carlos Uxo seorang ahli studi tentang Spanyol di Monash University pernah meramalkan bahwa setelah deklarasi, Catalunya akan membuka jalan bagi pemerintah pusat untuk menguasai wilayah tersebut. Hal ini dapat memicu semakin meningkatnya gerakan pemberontakan di daerah. Ia menggambarkan kondisi Spanyol kini tengah berada dalam krisis terbesar sejak kudeta 1981, yang melibatkan tentara pemberontak dengan menahan sandera Parlemen Spanyol selama sehari.

Arti Catalunya Bagi Spanyol

Catalunya sudah berkontribusi besar bagi Spanyol sejak 1469 saat penggabungan Castile dan Aragon (termasuk Catalunya). Dengan kata lain, Catalunya termasuk anggota pendiri kerajaan Spanyol. Penyatuan kerajaan terjadi setelah pernikahan antara anak dari penguasa Aragon Don II yang bernama Ferdinand dengan Isabella dari Castila.

Tak sebatas itu, hingga kini Catalan tetap memberi kontribusi besar bagi negara tersebut. Senada dengan Carlos Uxo Raja Spanyol Felipe juga mengungkapkan bahwa kemerdekaan Catalunya merdeka akan berdampak besar bagi Spanyol.

Baca juga: Indonesia Tolak Pernyataan Kemerdekaan Catalunya

"Pihak berwenang [Catalunya] telah menghina keterikatan dan perasaan solidaritas yang telah dan akan menyatukan semua orang Spanyol," kata Raja Felipe dalam sebuah pidato.

"Perilaku mereka yang tidak bertanggung jawab bahkan bisa membahayakan stabilitas ekonomi dan sosial Catalunya dan seluruh Spanyol.”

Bukan tanpa alasan jika para analis hingga sang Raja berkomentar demikian. Catalunya hanya menguasai 6 persen dari wilayah Spanyol dan 16 persen dari keseluruhan populasinya, akan tetapi menyumbang 1/5 kehidupan ekonomi Spanyol.

Menurut laporan Politico, Catalunya menyumbang 20,1 persen GDP Spanyol pada 2015 dan berkontribusi pada produksi barang ekspor yang mencapai 25,6 persen dari total ekspor Spanyol pada 2016.



Di mata para investor, wilayah Spanyol yang paling menarik dan cocok untuk dijadikan tempat untuk berinvestasi adalah Catalunya. Sebanyak 56,3 persen dari investasi di sektor startup di Spanyol pada 2015 mengalir ke Catalunya dengan nilai mencapai 371 juta euro

Hampir sepertiga dari seluruh perusahaan asing di Spanyol memilih ibukota regional Barcelona sebagai basis mereka. Berdasarkan laporan Foreign Direct Investment in Barcelona diketahui bahwa sektor kunci yang menarik investasi asing langsung di Barcelona adalah teknologi informasi dan komunikasi, logistik serta industri otomotif.

Berdasarkan hasil berbagai survei, tingginya investasi asing di Barcelona dipengaruhi oleh ekosistem bisnis yang menarik, biaya tenaga kerja yang kompetitif, transportasi, infrastruktur logistik dan bandara serta pelabuhan Barcelona yang menawarkan peluang perdagangan global yang menguntungkan karena dapat mengakses Amerika dan Asia.

Baca juga: Catatan Kekalahan Militer Filipina Melawan Separatis

Arti penting Catalunya bagi Spanyol juga terdapat pada pajak yang hampir mencapai 21 persen dari total yang masuk ke pusat. Sedangkan untuk turis asing, Catalunya menyumbang sekitar 38,8 persen dari total turis asing yang masuk ke Spanyol.

"Seperti Brexit, kami percaya bahwa Catalexit akan mendorong negara ini ke dalam periode ketidakpastian yang panjang dan kemungkinan akan berdampak negatif yang cukup besar pada sektor swasta," tulis ekonom ING Geoffrey Minne dalam sebuah catatan penelitian.

Jika Catalunya Merdeka

Separatisme Catalunya membuka mata dunia akan banyaknya gerakan separatis di Eropa. Tidak hanya memengaruhi wilayah Spanyol, kemerdekaan Catalunya akan berpotensi menginspirasi gerakan serupa di beberapa wilayah di Eropa dengan alasan perbedaan linguistik, budaya, ekonomi hingga sejarah.

"Terlalu banyak negara yang memiliki masalah separatis di Uni Eropa, termasuk Inggris, Belgia dan Italia dan ini bukan masalah unik," kata ekonom Willem Buiter.

Misalnya Venesia and Lombardy di Italia. Daerah kaya di Italia ini turut menginginkan referendum karena dipicu oleh kebijakan pemerintah yang mengalokasikan pajak untuk orang yang kurang mampu di wilayah lainnya. Sama seperti Catalunya, pemerintah Italia sudah memblokir aksi referendum tersebut. Selain Venesia dan Lombardy, daerah Tyrol selatan di Italia juga mengancam memisahkan diri.

Baca juga: Setelah Catalunya, Kini Basque Ingin Merdeka

Wilayah separatis lainnya adalah Flanders dan Wallonia di Belgia yang terdiri dari tiga komunitas, bahasa serta wilayah. Flanders yang berada di wilayah utara lebih dekat dengan Belanda, sedangkan Wallonia di selatan Belgia lebih condong ke Perancis. Di wilayah ujung timur, masyarakat Belgia setempat menggunakan bahasa Jerman.

Wilayah Spanyol lainnya yang juga akan mengumumkan kemerdekaan setelah Catalunya adalah Basque. Meski pernah gagal dalam referendum pada 1979, warga Basque tidak menyerah.

Seperti halnya wacana Brexit yang tahun lalu mengguncang Uni Eropa, deklarasi kemerdekaan Catalunya diperkirakan berdampak besar pada klaim teritorial banyak negara di Eropa.

Baca juga artikel terkait REFERENDUM CATALUNYA atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Politik)

Reporter: Yantina Debora
Penulis: Yantina Debora
Editor: Windu Jusuf
DarkLight