Menuju konten utama

Keistimewaan Bulan Rajab & Daftar Peristiwa Penting dalam Islam

Bulan Rajab dianggap sebagai salah satu bulan suci dalam kalender Islam. Berikut keistimewaan bulan Rajab dan daftar peristiwa penting di Islam.

Keistimewaan Bulan Rajab & Daftar Peristiwa Penting dalam Islam
Kalender Hjriah. foto/IStockphoto

tirto.id - Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang mengandung keistimewaan dalam kalender Hijriah. Hal ini tak lepas dari nilai-nilai bulan Rajab, beserta sejumlah peristiwa penting di dunia Islam yang pernah terjadi di bulan tersebut.

Pergantian tahun Masehi telah bergulir pada hari Senin, 1 Januari 2024. Januari menjadi bulan pertama yang membuka penanggalan Masehi. Meski begitu, kalender Hijriah menunjukkan bahwa saat ini masih berada di bulan Jumadil Akhirah 1445 H.

Pada akhir pekan ini, kalender Hijriah baru akan memasuki bulan Rajab yang jatuh pada Sabtu, 13 Januari 2024. Bulan Rajab terhitung sebagai bulan ke-7 dari 12 bulan dalam kalender Hijriyah.

Allah SWT memasukkan bulan Rajab dalam daftar 4 bulan yang dianggap mulia. Selain Rajab, terdapat bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharrram. Masing-masing bulan memiliki keistimewaan tersendiri, termasuk bulan Rajab.

Keistimewaan Bulan Rajab dalam Islam

Dikutip dari laman resmi jurusan Informatika UII, bulan Rajab adalah bulan haram atau suci. Hal ini didasarkan pada Hadist Bukhari dan Muslim yang menyebut bulan Rajab sebagai salah satu dari 4 bulan suci yang dipilih Allah SWT.

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679).

Beberapa perbuatan yang dilakukan di bulan Rajab memiliki balasan berlipat-lipat. Perbuatan itu mencakup perbuatan baik maupun perbuatan buruk. Jika mengamalkan perbuatan yang tergolong saleh, maka akan memperoleh balasan pahala besar.

Sementara itu, perbuatan buruk merupakan tindakan-tindakan yang terhitung sebagai larangan. Misalkan, perbuatan untuk menganiaya diri sendiri dan berbuat maksiat. Jika melanggar, dosa yang diterima sebagai balasan juga akan berlipat.

Di sisi lain, terdapat anjuran terkait amalan yang dibolehkan di bulan Rajab, meski tergolong sunnah. Salah satunya adalah berpuasa.

Mengacu pada laman Kementerian Agama RI Provinsi DKI Jakarta, Riwayat At Tabarai dari Syaid bin Rasyid mengatakan bahwa berpuasa sehari di bulan Rajab layaknya berpuasa setahun. Jika berpuasa 7 hari, pintu neraka akan ditutupkan darinya.

Daftar Peristiwa Penting dalam Islam di Bulan Rajab

Berikut daftar peristiwa penting dalam Islam yang berlangsung di bulan Rajab:

1. Isra’ dan Mi’raj

Isra’ dan Mi’raj merupakan peristiwa penting yang terjadi bulan Rajab. Hal ini termasuk salah satu mukjizat terbesar Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah dikisahkan mengalami perjalanan bersama Malaikat Jibril, dari Ka'bah di Makkah ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Dari situlah, Nabi Muhammad melakukan perjalanan yang menembus 7 langit, tepat di tanggal 27 Rajab.

2. Pembebasan Yerusalem

Pada bulan Rajab tahun 583 H, peristiwa penting berikutnya adalah pembebasan Yerusalem, Palestina. Aktor di balik pembebasan ini adalah Sultan Salahudin Al Ayubi. Sebelum dibebaskan, kota Yerusalem berada dalam kekuasaan serdadu Perang Salib selama 88 tahun.

Pasukan yang dipimpin Salahudin akhirnya berhasil merebut kembali Yerusalem setelah bertempur dalam Perang Hattin. Peristiwa ini menandai bahwa kota Yerusalem telah kembali jatuh ke tangan umat Islam.

3. Pertempuran Tabuk

Perang Tabuk menjadi pertempuran yang mempertemukan kaum Muslimin melawan pasukan dari kaum Romawi. Perang ini berlangsung pada bulan Rajab tahun 9 H (630 M) di sebuah kota antara lembah Al Qura dan Syam.

Perang Tabuk menjadi saksi pengorbanan para sahabat Rasulullah. Abu Bakar dan Umar mengorbankan hartanya, sedangkan Utsman memberikan perlengkapan perang untuk sepertiga pasukan.

4. Kewajiban Shalat Lima Waktu

Peristiwa Isra’ dan Mi’raj dipercaya menjadi momentum keluarnya perintah Allah SWT untuk menetapkan salat 5 waktu pada kaum muslimin. Semula, wahyu yang diberikan kepada Nabi Muhammad berupa kewajiban salat sebanyak 50 kali.

Selepas itu, jumlah salat berangsur-angsur berkurang seiring dengan permintaan Nabi kepada Allah. Pada akhirnya, jumlah salat wajib menjadi 5 waktu, yaitu pada waktu Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.

5. Sayyidah Aminah binti Wahb Mengandung

Bulan Rajab juga diketahui sebagai bulan saat Sayyidah Aminah binti Wahb mengandung janin Rasulullah SAW. Janin yang kelak diberi nama Muhammad itu akhirnya lahir pada bulan Rabi’ul Awwal dan menjadi rahmat dari Allah SWT.

Baca juga artikel terkait BULAN RAJAB atau tulisan lainnya dari Ahmad Yasin

tirto.id - Pendidikan
Reporter: Yulaika Ramadhani
Kontributor: Ahmad Yasin
Penulis: Ahmad Yasin