Kasus Melonjak, RS Rujukan COVID-19 di Kalsel Diaktifkan Kembali

Penulis: - 5 Agu 2022 18:55 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Sebagian warga yang terpapar COVID-19 di Kalimantan Selatan harus dirawat di RS, sehingga RS rujukan terpaksa dioperasikan kembali.
tirto.id - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Dr Diauddin menyatakan, rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19 kembali diaktifkan dengan makin naiknya kasus penularan.

"Sebagian warga yang terpapar COVID,-19 harus dirawat di RS, hingga diaktifkan lagi RS rujukan pasien COVID-19 di provinsi ini," ujarnya di Banjarmasin, Jumat (5/8/2022), seperti dilansir Antara.

Menurut dia, warga Kalsel yang terpapar COVID-19 harus dirawat di RS memang tidak banyak, namun perlu ruangan khusus sebagaimana pada pelayanan kesehatan sebelumnya.

"Paling 10 persen ini tergunakan tempat tidur pasien COVID-19 di beberapa RS rujukan, moga jangan sampai banyak lagi," ucapnya.

Sebagaimana salah satunya RS Ratu Zulaikha di Kabupaten Banjar, salah satu blok ruangan rumah sakit yang dulu dikhususkan pasien COVID-19 kembali diaktifkan.

"Kemarin kan sempat sangat melandai kasus COVID-19, jadi ruangan itu kembali diaktifkan untuk pasien umum, karena kasus COVID-19 kembali naik di daerah itu, maka diaktifkan lagi untuk pasien COVID-19," papar Diauddin.

Sebagaimana data Dinkes Kalsel hingga Kamis kemarin, pasien COVID-19 di Kalsel sebanyak 982 orang pada 13 kabupaten/kota.

Pasien COVID-19 terbanyak dari Kota Banjarmasin sebanyak 560 pasien, di mana RS rujukan COVID-19 di kota ini ada beberapa, diantaranya RSUD Ulin Banjarmasin, RSUD Anshari Saleh dan RSUD Sultan Suriansyah.

Selanjutnya pasien COVID-19 terbanyak kedua berasal dari Kabupaten Banjar sebanyak 122 orang, ketiga berasal dari Kota Banjarbaru sebanyak 114 orang.

Untuk kasus COVID-19 di Kalsel yang meliputi 13 kabupaten/kota selama pandemi ini sebanyak 86.018 kasus. Sementara itu yang sembuh totalnya sebanyak 82.482 orang dan meninggal dunia 2.553 orang.



Baca juga artikel terkait RUMAH SAKIT CORONA atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Kesehatan)

Sumber: Antara
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight