Kasus Jouska dan Tips Memulai Investasi Saham Online bagi Pemula

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 22 Juli 2020
Dibaca Normal 4 menit
Kasus saham Jouska dan bagaimana memulai investasi yang aman bagi pemula?
tirto.id - Jouska menjadi trending Twitter Indonesia pada Rabu (22/7/2020). Dari pengamatan Tirto, hingga pukul 10.20 WIB, tercatat sebanyak 14.400 twit soal Jouska. Sebagian besar isi twit itu membicarakan tentang kerugian investasi yang dialami seorang klien Jouska.

Menurut klien tersebut, ia mengalami kerugian besar setelah melakukan investasi di Jouska. Dalam thread atau utas yang ia buat tersebut, kerugian investasi ini ternyata tak hanya dialami satu orang, tetapi beberapa orang juga mengaku mengalami kerugian setelah investasi di Jouska.


Ada salah satu klien yang mengaku mengalami minus hingga 70 persen, ada juga klien yang menyatakan ia minus hingga Rp60 juta. Bahkan, salah satu akun Twitter @Tabo_Nai sedang mengumpulkan orang-orang yang merasa dirugikan oleh Jouska.


Pernyataan Jouska


Mengenai kasus ini, Jouska Finansial Indonesia telah memberikan pernyataan kepada CNBC Indonesia pada Selasa (21/7/2020). Berikut adalah pernyataan tersebut:

Memberikan masukkan dan saran finansial sesuai dengan kondisi dan tujuan finansial setiap klien dengan tetap mengutamakan analisis tren ekonomi secara global, makro, dan industri adalah tanggung jawab utama seorang konsultan keuangan. Hal ini ditegaskan oleh Founder dan CEO Jouska Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno.

PT Jouska Finansial Indonesia merupakan perusahaan perencanaan keuangan independen yang berdiri sejak tahun 2017,dengan ruang lingkup pekerjaan sebagai pemberi nasihat dan/atau saran terkait perencanaan keuangan termasuk edukasi investasi pada produk yang secara hukum telah terdaftar di OJK, seperti surat utang maupun saham.

Konsultasi bersama Jouska dapat dilakukan secara online maupun offline berbasis waktu dan kebutuhan. Dalam melakukan setiap edukasi, para nasabah atau klien dibekali dengan pengetahuan mulai dari analisis ekonomi global dan domestik, analisis industri, analisis laporan keuangan, dan analisis manajemen perusahaan, analisa risiko,serta pengaplikasiannya dalam keputusan finansial. Berdasarkan kontrak yang telah disepakati kedua belah pihak, setiap klien mempunyai hak untuk mengikuti atau menolak setiap saran yang diberikan.

Berbicara mengenai proses bisnis konsultan keuangan, Aakar menjelaskan, "Seperti yang kita ketahui bersama, untuk memulai berinvestasi saham, individu harus memiliki akun saham dan RDI (rekening dana investasi) atas nama pribadi pada salah satu sekuritas. Penggunaan nama pribadi berarti memberikan akses penuh atas penggunaan akun tersebut. Dalam setiap aktivitas yang terjadi di akun saham, klien atau nasabah akan mendapatkan notifikasi atas aktivitasnya sebagai bentuk konfirmasi di akhir waktu perdagangan bursa.Ketika seseorang belum memiliki akun tersebut, adviser akan memberi edukasi mengenai penggunaan aplikasi."

Lanjutnya, "Selama kontrak kerja antara klien dan PT Jouska Finansial Indonesia berlangsung, klien tidak hanya diberikan edukasi, melainkan evaluasi atas keadaan keuangan serta kinerja portofolio investasi baik dalam bentuk surat utang maupun saham. Beradaptasi dengan keadaan, konsultasi dapat dilakukan secara tatap muka dan/atau video call.Klien memiliki hak untuk terus berkomunikasi dan mendapatkan edukasi serta saran dari adviser.

Kami memiliki komitmen untuk menjadi penasihat keuangan independen dengan memberikan layanan terbaik bagi klien-klien kami. Ketajaman analisa pergerakan pasar, analisa risiko, serta edukasi keuangan dan investasi merupakan kunci dari keahlian kami dalam menjalankan bisnis, yang dapat membantu klien-klien kami mencapai tujuan finansialnya serta dalam pengambilan keputusan finansial dalam berinvestasi.

Belajar dari kasus Jouska, ada baiknya sebelum melakukan investasi, pelajari dulu jenis investasi, tempat investasi dan cara investasi yang disediakan lembaga tersebut, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bagaimana sebaiknya memulai investasi saham bagi pemula?

Mengenal Investasi Saham Online


Saham merupakan bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan dan menjadi klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Banyak orang menjadikan saham sebagai salah satu instrumen investasi karena terbukti memberikan tingkat keuntungan yang menarik.

Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan salah satu lembaga di pasar modal, yang menjadi tempat bagi para investor dalam membeli maupun menjual saham/efek. Sementara satuan pembelian saham adalah 1 lot (100 lembar).

Keuntungan dari saham dibedakan dalam 2 jenis. Pertama, dividen atau pembagian keuntungan perusahaan kepada pemilik saham. Untuk mendapatkan dividen, investor harus memegang saham pada jangka waktu yang panjang selama periode tertentu. Kedua, keuntungan saham juga bisa didapat dari capital gain atau selisih nilai dalam transaksi jual-beli saham.

Sebagaimana jenis investasi lainnya, bisnis saham juga memiliki risiko kerugian. Ada dua jenis risiko dalam investasi saham. Pertama adalah capital loss atau kebalikan dari capital gain. Jadi, investor bisa merugi jika menjual saham saat nilainya menurun hingga lebih rendah dari harga belinya. Risiko yang kedua ialah likuidasi yang muncul saat perusahaan dinyatakan bangkrut oleh pengadilan, atau bubar.

Berikut ini langkah-langkah untuk berinvestasi saham bagi pemula:

1. Siapkan Dana Dingin

Para investor pemula disarankan untuk menyiapkan modal bermain saham dari dana pribadi yang tidak terpakai, alias uang menganggur atau dana dingin. Jadi, modal bukan dari dana untuk kebutuhan pokok.

2. Buka Rekening Efek

Rekening Efek ialah rekening transaksi jual dan transaksi beli efek yang dibayarkan/diterima tunai pada saat jatuh tempo. Untuk membuka rekening efek, investor bisa mendatangi perusahaan-perusahaan sekuritas.

Saat akan membuat rekening efek, calon investor perlu membawa fotokopi KTP, NPWP dan halaman depan buku tabungan serta menyiapkan materai Rp6000 minimal 2 buah. Setelah itu, calon investor harus menyetorkan dana ke rekeningnya. Setiap perusahaan sekuritas memiliki ketentuan nilai deposit dana investasi saham yang berbeda-beda.

Dengan memiliki rekening efek, investor bisa langsung memulai transaksi jual-beli saham, termasuk yang dilakukan secara online. Para investor pemula bisa mengikuti program “Yuk Nabung Saham” yang dibuat oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI), OJK, KPEI dan KSEI. Daftar perusahaan sekuritas yang jasanya bisa dipakai oleh investor pemula untuk menabung saham bisa dilihat dengan mengklik link ini.

3. Transaksi Saham

Untuk pembelian saham, investor harus menyiapkan dana sesuai dengan harga saham serta membayar biaya transaksi kepada perusahaan sekuritas. Dalam penjualan saham, nilai dana yang didapat investor adalah sesuai harga jual saham dikurangi biaya transaksi dan PPh. Biaya transaksi itu berbeda-beda di setiap perusahaan sekuritas. Umumnya 0,2-0,3 persen dari nilai pembelian saham (termasuk PPN).

4. Bermain Saham Online

Sejumlah perusahaan sekuritas menyediakan sarana transaksi saham online, yang bisa diakses melalui komputer desktop maupun smartphone. Berikut daftar sebagian perusahaan sekuritas penyedia sarana bermain saham online berserta link tutorialnya:


Tips Investasi Saham Bagi Pemula


Pendiri penyedia informasi keuangan, Big Alpha Indonesia, Tirta Prayudha pernah membagikan tips bagi para investor saham pemula.

Pertama, adalah membeli saham perusahaan yang produknya dipakai oleh si investor. Tujuannya, agar investor bisa tahu kinerja perusahaan itu. Kedua, tidak melihat pergerakan harga saham terlalu sering agar tidak menjadi beban psikologis. Ketiga, mulai dengan yang kecil.

"Beli saham tidak perlu modal gede. Ada beberapa [perusahaan] sekuritas yang [izinkan] buka akun cuma dengan Rp100.000," kata Tirta pada 21 Oktober 2019, seperti dilansir Antara.

Dalam investasi saham, ada investor dan trader. Investor adalah orang yang melakukan jual-beli saham jangka panjang dengan tujuan berinvestasi. Mereka membeli saham yang memiliki prospek di masa depan dengan bekal analisis fundamental.

Analisis ini bisa dimulai dengan memahami proses bisnis atau SOP serta laporan keuangan perusahaan incaran. Analisis fundamental itu mengacu pada pengamatan terhadap kondisi ekonomi, politik, serta tren perkembangan bisnis.

Trader adalah orang yang melakukan aktivitas jual beli saham dalam jangka pendek. Para trader memanfaatkan momentum fluktuasi atau pergerakan naik turun harga saham untuk mengambil keuntungan.

Trader memakai analisa teknikal sebagai dasar pengambilan keputusan dalam aktivitas jual beli saham. Analisis teknikal dilakukan dengan mengamati naik-turunnya harga saham di suatu rentang waktu tertentu dan informasi soal titik terendah dan tertingginya.

Di samping itu, sebelum membeli saham, investor maupun trader perlu mengetahui profil dan tingkat likuiditas perusahaan, fluktuasi di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tren market, Return of Equity (laba dari investasi), data penjualan dan Earning per Share (EPS) Growth.

Trik Jual-Beli Saham bagi Pemula


Para pemula bisa menempuh 3 strategi dalam membeli saham. Pertama, membeli saham saat harganya turun ke level tertentu yang aman. Kedua, beli saham saat harganya menembus level tertingginya pada titik tertentu. Ketiga, beli saham setelah terjadi breakout (harga bawah). Sebab, saham yang berhasil breakout umumnya akan langsung cepat mengalami kenaikan.

Sedangkan untuk menjual saham, harus memperhatikan waktu yang tepat. Waktu tepat untuk menjual saham adalah saat harganya sedang naik.

Namun, bagaimana kalau harga saham turun? Untuk menentukan waktu yang tepat menjual saham di konteks seperti ini adalah dengan cut loss atau menetapkan batas kerugian. Tujuannya untuk mencegah ada kerugian lebih besar.

Misalnya, jika cut loss dipatok pada angka 5 persen atau disesuaikan dengan saran perusahaan sekuritas, maka saat kerugian sudah mencapai angka itu, saham harus segera dijual. Dengan begitu, nilai modal tidak terlalu menyusut.

Bagi trader, cut loss bisa ditetapkan ketika harga saham turun terus menerus dalam hitungan bulan atau kurang dari setahun. Untuk investor, cut loss ditetapkan ketika terjadi perubahan fundamental pada kinerja perusahaan.

Untuk memahami lebih lanjut tentang investasi saham, para pemula bisa mengikuti kursus secara tatap muka maupun online di Sekolah Pasar Modal yang digelar oleh Bursa Efek Indonesia.


Baca juga artikel terkait SAHAM atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Ekonomi)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight