Menuju konten utama
Debat Capres 2019

Jokowi Bandingkan Partisipasi Perempuan di Kabinetnya vs Gerindra

Jokowi bandingkan kabinetnya yang dipenuhi menteri perempuan dalam Debat Capres 2019.

Jokowi Bandingkan Partisipasi Perempuan di Kabinetnya vs Gerindra
Moderator Ira Koesno (kanan) menunjukkan undian pertanyaan yang diambil pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin dalam Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

tirto.id - Capres nomor urut 01 Joko Widodo membandingan partisipasi perempuan dalam kabinetnya dengan Partai Gerindra dalam segmen empat Debat Capres Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2018).

Hal itu ia sampaikan guna menanggapi pernyataan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mengakui bahwa belum banyak perempuan yang menempati posisi strategis dalam partainya.

"Kalau saya boleh membandingkan, mohon maaf, misalnya di kabinet saya saat membentuk kabinet, ada sembilan menteri perempuan yang menempati tempat-tempat strategis," kata Jokowi.

Menteri perempuan dalam kabinet Jokowi-Jusuf Kalla misalnya Sri Mulyani, Puan Maharani, Susi Pudjiastuti, Rini Soemarno, Retno Marsudi, Nila Moeloek, Siti Nurbaya dan Yohana Yembisa serta Khofifah Indar Parawansa.

Namun Khofifah kini tak lagi berada dalam kabinet Jokowi lantaran ia telah mengundurkan diri guna mengikuti Pilkada Serentak 2018 dengan mencalonkan diri sebagai cagub Jawa Timur.

"Menlu adalah menteri luar negeri [perempuan] pertama," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan bahwa partisipasi perempuan dalam partainya masih menjadi tantangan.

"Kami partai (Gerindra) yang masih muda. Jadi siapa saja yang waktu itu mau, bersedia, itu yang kemudian dilakukan. Tapi di caleg, kami hampir 40 persen. Tetapi, memang masih harus bekerja lebih jauh," ujar Prabowo.

Meski demikian Prabowo menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah kuantitas melainkan kualitas.

"Kebijakan-kebijakan yang dia hasilkan. Kalau kita bicara jumlah kita bisa cari, tapi kalau kita bicara output kita bisa berdebat lebih lama lagi," ujar Prabowo.

"Jangan hanya perempuan diangkat dan kita bangga, harus perempuan tapi juga cakap yang pro rakyat," kata Jokowi.

Debat perdana kali ini mengambil tema hukum, korupsi, hak asasi manusia dan terorisme dengan panelis Ketua KPK Agus Rahardjo, Guru Besar Hukum UI Hikmahanto Juwana, mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Ahli Tata Negara Bivitri Susanti dan Ahli Tata Negara Margarito Kamis.

Sementara, debat akan dipandu oleh moderator penyiar Ira Koesno dan Imam Priyono. Untuk format debat Capres 2019, perdebatan sudah dimulai sejak segmen satu.

Segmen satu adalah pemaparan visi misi kandidat. Segmen kedua dan ketiga akan diisi dengan pertanyaan dari panelis. Segmen keempat dan kelima adalah pertanyaan masing-masing kandidat. Keenam adalah closing statemen.

Baca juga artikel terkait DEBAT CAPRES 2019 atau tulisan lainnya dari Yantina Debora

tirto.id - Politik
Penulis: Yantina Debora
Editor: Yantina Debora