Iran Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Milik AS

Penulis: Yantina Debora - 21 Jun 2019 11:13 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Drone RQ-4 Global Hawk milik AS ditembak jatuh oleh Iran karena dituduh memasuki wilayah negara tersebut.
tirto.id - Iran menembak jatuh pesawat tampa awak AS yang diduga terbang di atas wilayah udara Negara Teluk tersebut, Kamis (20/6/2019).

Dikutip dari DW, penembakan ini dapat meningkatkan kekhawatiran akan konflik militer kedua negara. Sebab, saat ini Washington berusaha "mengisolasi" Teheran atas kegiatan nuklir hingga regionalnya.

Kantor berita negara IRNA mengutip situs berita Guard, Sepah News, yang mengatakan pasukan militer Iran menargetkan drone RQ-4 Global Hawk ketika memasuki wilayah udara Iran dekat distrik Kouhmobarak di selatan.

Jenderal Hossein Salami, komandan Pengawal Revolusi Iran, mengatakan insiden penembakan itu mengirim "pesan yang jelas" ke AS.

"Iran tidak memiliki niat untuk berperang dengan negara mana pun, tetapi kami siap untuk perang," ujar Salami, dikutip dari DW.

Kepada kantor berita Tasnim Iran, Ali Shamkhani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, turut memberi tanggapan soal penembakan pesawat tanpa awak milik AS tersebut.

"Ruang udara kami adalah garis merah kami dan Iran selalu merespons dan akan terus menanggapi dengan kuat setiap negara yang melanggar ruang udara kami," kata Ali, dikutip dari Huffpost.


Terkait penembakan itu, militer AS mengatakan tidak melanggar wilayah udara Iran. AS mengatakan bahwa drone itu terbang di wilayah udara internasional sekitar 34 kilometer (21 mil) dari Iran melewati Selat Hormuz.

"Laporan Iran bahwa pesawat itu di atas Iran adalah palsu," kata Komando Pusat militer AS dalam sebuah pernyataan.

Mereka juga menyebut insiden penembakan itu sebagai "serangan tidak beralasan terhadap aset pengawasan AS di wilayah udara internasional."

Penembakan drone milik AS merupakan salah satu insiden yang diperkirakan akan meningkatkan tensi AS-Iran.

Sejak pertengahan Mei, terjadi ledakan di enam kapal tanker minyak di jalur transportasi minyak dunia dekat Uni Emirat Arab.

Iran membantah terlibat dalam serangan tersebut. Akibat serangan terhadap kapal tanker telah memicu gangguan pada ekspor minyak. Harga minyak mentah melonjak lebih dari 3 dolar AS di atas 63 dolar AS per barel.

Baca juga artikel terkait HUBUNGAN IRAN-AS atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Politik)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH

DarkLight