Liga Italia

Ibrahimovic Galang Donasi Lawan COVID-19: "Zlatan Datangi Corona"

Oleh: Fitra Firdaus - 19 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Zlatan Ibrahimovic, penyerang AC Milan menggalang donasi melawan penyebaran virus corona (COVID-19) di Italia dengan ucapan, "Jika virus tidak mendatangi Zlatan, Zlatan yang mendatangi virus!"
tirto.id - Zlatan Ibrahimovic, penyerang AC Milan menggalang donasi membantu petugas kesehatan melawan penyebaran virus corona (COVID-19) di Italia. Ibrahimovic mengajak masyarat agar menang dalam pertandingan melawan corona, dengan kalimat unik khas dirinya, "Jika virus tidak mendatangi Zlatan, Zlatan yang mendatangi virus!".

Dikutip dari BBC, Zlatan Ibrahimovic sudah mengirim dua kali donasi untuk membantu penanganan pandemi corona di Italia, masing-masing dengan angka 50.000 euro untuk Rumah Sakit Humanitas di Lombardy dan Piedmont.

Tidak berhenti di sana, Ibrahimovic melalui akun Instagram resminya, @iamzlatanibrahimovic mengajak pengikutnya untuk berdonasi. Mantan pemain Inter Milan ini menekankan, jika bekerja bersama-sama, maka masyarakat dapat membantu petugas kesehatan yang bekerja tanpa pamrih dalam penanganan virus corona.

"Aku memutuskan, bersama dengan orang-orang yang bekerja denganku, menggalang dana untuk Rumah Sakit Humanitas .... Aku mengandalkan kedermawanan rekan-rekan, semua atlet profesional, dan mereka yang ingin memberikan sumbangan, entah kecil atau besar, untuk mengusir virus ini.

"Bersama kita benar-benar dapat membantu rumah sakit, dokter, dan perawat yang bekerja tanpa pamrih setiap hari untuk menyelamatkan hidup kita. Karena hari ini kita yang mendukung mereka! Mari bersama-sama tendang virus corona dan menangkan pertandingan ini!"

Zlatan Ibrahimovic yang mengaku Italia memberikan banyak hal kepadanya, tak lupa menyampaikan kalimat sesuai gaya khasnya, "Dan ingat: jika virus tidak mendatangi Zlatan, Zlatan yang mendatangi virus!"







Berdasarkan data Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University hingga Rabu (18/3/2020), Italia tercatat sebagai negara dengan kasus positif virus corona terbanyak kedua di dunia dengan 35.713 kasus, hanya di bawah Cina (81.137 kasus).

Terdapat 2.978 orang meninggal di Italia akibat pengaruh COVID-19, sedangkan 4.025 pasien dinyatakan pulih.

Liga Italia sendiri, seperti semua kegiatan olahraga lain di Italia, dihentikan sementara hingga 3 April 2020. Saat ini, kompetisi Serie A baru bergulir hingga giornata ke-26. Juventus memimpin klasemen dengan koleksi 63 angka, hanya satu poin di atas Lazio sang peringkat kedua (62 poin).

Hingga saat ini belum ada kepastian tentang kapan Serie A dimulai kembali. 12 klub yang berlaga tinggal menyisakan 12 pertandingan. Namun, 8 tim lain, termasuk Internazionale dan Parma, baru bermain 25 kali dan memiliki 13 laga sisa.

Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora menyebut, ada potensi Serie A dapat kembali berputar mulai 3 Mei 2020. Hanya saja, tidak ada jaminan pertandingan sepak bola dapat langsung digelar dengan penonton memadati stadion.

"Saya yakin Serie A bisa kembali pada 3 Mei, selanjutnya kami akan mengevaluasi apakah laga akan dimainkan dengan stadion tertutup, atau terbuka untuk publik. Formula ini kemudian bakal digunakan untuk kompetisi internasional seperti Liga Champions dan Liga Europa," kata Spadafora dikutup Radio Uno.

Baca juga artikel terkait LIGA ITALIA atau tulisan menarik lainnya Fitra Firdaus
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight