Menuju konten utama

Hari Bumi Sedunia 22 April: Sejarah & Tema Earth Day 2021

Tema Hari Bumi 2021 adalah "Restore Our Earth" atau Pulihkan Bumi Kita.

Hari Bumi Sedunia 22 April: Sejarah & Tema Earth Day 2021
Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) melakukan aksi memperingati Hari Bumi 2019 di Balai Kota Jakarta, Senin (22/4/2019). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Hari Bumi Sedunia atau Earth Day dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 22 April. Tahun ini Hari Bumi Internasional jatuh pada Kamis, 22 April 2021.

Sebagaimana dikutip dari laman Earth Day, Hari Bumi menandai hari lahir gerakan lingkungan modern pada tahun 1970.

"Hari Bumi pada 1970 lalu menyuarakan kesadaran publik yang muncul tentang keadaan planet kita," tulis Earth Day di laman resminya.

Hari Bumi pertama kali dicanangkan oleh pengajar lingkungan Amerika Serikat Gaylord Nelson pada 1970. Sejarah Hari Bumi dimulai pada tahun 1960 an hingga 1970an dimana pada saat itu Amerika Serikat sedang mengalami gejolak ekonomi dan politik.

Ide Hari Bumi sebenarnya sudah muncul sejak awal 1960-an di Amerika Serikat, ketika orang-orang mulai sadar tentang efek pencemaran lingkungan. Isu pencemaran lingkungan ini juga diangkat dalam buku karya Rachel Carson berjudul Silent Spring yang terbit pada 1962. Buku ini berkisah soal bahaya pestisida di perdesaan Amerika.

Beberapa tahun setelahnya, terjadi kebakaran besar di Sungai Cuyahoga, Cleveland yang disebabkan oleh pembuangan limbah kimia ke sungai.

Tragedi inilah yang kemudian mendorong orang untuk melindungi sumber daya alam. Pada 1969, mulai bermunculan aktivis peduli lingkungan yang fokus pada isu-isu pencemaran lingkungan berskala besar, seperti polusi udara yang disebabkan pabrik dan pembuangan limbah yang belum diatur secara ketat. Hanya sedikit masyarakat Amerika pada tahun itu yang mengenal istilah daur ulang.

Senator Gaylord Nelson, yang terpilih di Senat AS tahun 1962, bertekad untuk meyakinkan pemerintah bahwa planet bumi berada dalam bahaya. Pada 1969, Nelson kemudian menjadi salah satu orang yang mengembangkan gagasan Hari Bumi.

Nelson mengumumkan konsep Hari Bumi di sebuah konferensi pers di Seattle pada musim gugur 1969.

"Hari Bumi bisa terwujud karena respons spontan dari level akar rumput. Kami tidak punya waktu atau sumber daya untuk mengelola 20 miliar demonstran, ribuan sekolah dan komunitas lokal yang berpartisipasi. Itulah yang luar biasa dari Hari Bumi, ia mengorganisasikan dirinya sendiri," kata Nelson, seperti dikutip dari History.

Sejak saat itu, peringatan Hari Bumi terus tumbuh dan dikenal dunia.

Infografik Hari Bumi Sedunia

Infografik Hari Bumi Sedunia. tirto.id/Fuad

Tema Earth Day 2021: "Restore Our Earth"

Tema Hari Bumi 2021 adalah "Restore Our Earth" atau Pulihkan Bumi Kita. Sebagaimana dikutip laman earthday.org tema Hari Bumi tahun ini berfokus pada proses alam, teknologi hijau yang sedang berkembang, dan pemikiran inovatif yang dapat memulihkan ekosistem dunia.

Tema "Restore Our Earth" tersebut menolak anggapan bahwa mitigasi atau adaptasi adalah satu-satunya cara untuk mengatasi perubahan iklim

"Memulihkan Bumi kita bukan hanya karena kita peduli dengan alam, tetapi karena kita hidup di atasnya. Kita semua membutuhkan Bumi yang sehat untuk mendukung pekerjaan, mata pencaharian, kesehatan & kelangsungan hidup, dan kebahagiaan kita. Planet yang sehat bukanlah pilihan - ini adalah kebutuhan," demikian ditulis earthday.

Lebih dari 1 miliar orang di 192 negara sekarang berpartisipasi dalam kegiatan Hari Bumi setiap tahun. Hari Bumi dijadikan peringatan sipil terbesar di dunia.

"Hari ini, kami mengundang Anda untuk menjadi bagian dari Hari Bumi dan membantu aksi iklim lebih lanjut di seluruh dunia," tulis earthday.

Baca juga artikel terkait HARI BUMI atau tulisan lainnya dari Yulaika Ramadhani

tirto.id - Gaya hidup
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Dipna Videlia Putsanra