Hari Ayah Nasional 12 November 2021: Quote, Ucapan, dan Sejarah

Oleh: Ilham Choirul Anwar - 11 November 2021
Dibaca Normal 2 menit
Hari Ayah Nasional diperingati setiap 12 November. Ini sejarah dan kutipan tentang ayah.
tirto.id - Hari Ayah Nasional di Indonesia jatuh setiap 12 November 2021. Peringatan ini dicetuskan melalui deklarasi yang berlangsung di Kota Surakarta pada tahun 2016 lalu.

Bagaimana sejarah Hari Ayah Nasional?

Pemrakarsa Hari Ayah Nasional adalah paguyuban Satu Hati yang merupakan kumpulan lintas agama dan budaya bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).

Sebelumnya, di tahun 2014, PPIP menyelenggarakan peringatan Hari Ibu di Solo. Mengutip laman Sahabat Keluarga Kemendikbud, agenda saat itu adalah mengadakan acara Sayembara Menulis Surat untuk Ibu yang dibuka untuk pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, dan umum. Sekira 70 surat yang dinilai terbaik, lantas dibukukan.

Peringatan tersebut makin mengharukan tatkala sebagian surat dibacakan. Lalu, haru semakin menyeruak saat anak-anak yatim piatu bersungkeman dengan ibu-ibu di Panti Jompo.

Setelah acara selesai, panitia dari PPIP mendapatkan pertanyaan dari peserta, "”Kapan diadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ayah? Kapan Peringatan Hari Ayah? Kami pasti ikut lagi.”

Pertanyaan itu membuat PPIP mulai menggagas Hari Ayah. Riset dan audiensi dilakukan dengan DPRD Kota Surakarta. PPIP menanyakan tentang Hari Ayah di Indonesia dan bolehkah seseorang atau lembaga menetapkan hari tertentu sebagai Hari Ayah.

Sayangnya, jawaban yang diterima kurang memuaskan. Sampai akhirnya, PPIP melakukan deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia setiap 12 November. Deklarasi ini bersamaan dengan hari kesehatan yang mengambil tajuk "Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya".

Gayung bersambut, di Maumere, Flores, dan NTT juga dilakukan deklarasi Hari Ayah pada waktu yang sama. Dalam deklarasi turut dirilis buku berjudul Kenangan untuk Ayah. Isinya 100 surat anak dari seluruh Nusantara yang dipilih dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.

Setelah deklarasi, buku ini turut dikirimkan pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta piagam deklarasi Hari Ayah, dan dikirim pula untuk bupati di Kabupaten Sang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote. Akhirnya, kini setiap 12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional.

Kutipan dan Ucapan Hari Ayah Nasional



Kata-kata yang bermakna sebagai ungkapan sayang bagi ayah tercinta, bisa jadi jauh lebih berharga dari hadiah berupa benda. Ucapan yang tulus dapat meluluhkan hati dan sekaligus akan membuka diri untuk lebih mencintai. Kasih saya ayah pada anak, dan sebaliknya, perlu dipupuk sampai kapan pun juga.

Berikut ini berbagai kutipan dukungan bagi ayah di Hari Ayah Nasional:

- "Ketika ayahku tidak memegang tanganku, dia mendukungku." – Linda Poindexter

- "Ayah adalah laki-laki paling biasa yang diubah oleh cinta menjadi pahlawan, petualang, pendongeng, dan penyanyi lagu." - anonim

- "Tidak ada pria yang pernah saya temui yang setara dengan ayah saya, dan saya tidak pernah mencintai pria lain sebanyak itu." – Hedy Lamarr

- "Ayahku memberiku hadiah terbesar yang bisa diberikan siapa pun kepada orang lain: dia percaya padaku." - Jim Valvano

- "Aku sudah mengatakannya sebelumnya, tapi itu benar sekali: Ibuku memberiku dorongan, tapi ayahku memberiku mimpiku. Berkat dia, aku bisa menatap masa depan." - Liza Minnelli

- "Ayahku tidak memberitahuku bagaimana cara hidup. Dia hidup dan membiarkan aku melihatnya melakukannya." - Clarence Budington Kelland

- "Siapa pun bisa menjadi ayah, tetapi dibutuhkan seseorang yang istimewa untuk menjadi ayah, dan itulah mengapa saya memanggilmu ayah, karena Anda begitu istimewa bagi saya. Anda mengajari saya permainan dan Anda mengajari saya cara memainkannya dengan benar." - Wade Boggs

- "Saya tidak bisa memikirkan kebutuhan apa pun di masa anak-anak sekuat kebutuhan akan perlindungan seorang ayah." - Sigmund Freud

- "Ketika seorang ayah memberi (sesuatu) kepada putranya, keduanya tertawa. Ketika seorang putra memberi (sesuatu) kepada ayahnya, keduanya menangis." - William Shakespeare.


Baca juga artikel terkait HARI AYAH NASIONAL atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight