Menuju konten utama

Harga Pangan Hari Ini, 28 Mei 2025 & Daftar Sembako yang Turun

Informasi harga pangan hari ini, Rabu, 28 Mei 2025. Ini daftar sembako yang turun.

Harga Pangan Hari Ini, 28 Mei 2025 & Daftar Sembako yang Turun
Pedagang sayur melayani pembeli di Pasar Besar, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (12/5/2025).. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Masyarakat mulai gencar memantau harga pangan khususnya untuk komoditas sembilan bahan pokok (sembako) jelang Hari Raya Idul Adha. Kenaikan dan penurunan harga pangan hari ini, Rabu, 28 Mei 2025 dapat disimak dalam artikel ini.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, menyebut jelang Idul Adha 2025 kebutuhan, stok, dan harga pangan nasional di tingkat produsen dan konsumen dalam kondisi terkendali. Hal tersebut berlaku untuk semua komoditas pangan termasuk daging ayam dan telur ayam.

"Harga-harga terkendali semua, harga telur, harga ayam kita kendalikan semua," kata Wamentan Sudaryono, Jumat (10/5/2025) dikutip Antara.

Sudaryono menjelaskan, harga ayam sempat mengalami penurunan. Kemudian, pihaknya bergerak menaikkan harga dalam level normal, supaya produsen tetap mendapatkan keuntungan dan konsumen tetap dapat membeli dengan nyaman.

"Kemarin sempat jatuh, kita naikin sedikit, jadi produsen happy, konsumen juga happy," ujarnya.

Fluktuasi stok dan harga pangan jelang momentum penting seperti hari raya kerap terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Menyikapi hal tersebut, tidak jarang masyarakat memilih untuk mulai membeli sejumlah komoditas pangan ketika stok dan harga masih dalam kondisi normal.

Daftar Harga Sembako yang Turun Hari Ini

Tidak berbeda jauh dengan hari sebelumnya, sebagian besar harga pangan mengalami penurunan pada Rabu, 28 Mei 2025. Daftar sembako yang turun antara lain beras, jagung, daging ayam ras, telur, minyak goreng, tepung terigu, ikan bandeng, dan daging kerbau. Berikut daftar harganya:

  • Beras premium: Rp15.601 turun 0,29%
  • Beras medium: Rp13.775 turun 0,19%
  • Jagung tk peternak: Rp5.960 turun 4,46%
  • Daging ayam ras: Rp34.604 turun 0,50%
  • Telur ayam ras: Rp28.750 turun 0,73%
  • Minyak goreng kemasan: Rp20.716 turun 0,58%
  • Minyak goreng curah: Rp17.483 turun 1,59%
  • Tepung terigu curah: Rp9.746 turun 0,53%
  • Minyakita: Rp17.582 turun 0,14%
  • Tepung terigu kemasan: Rp12.775 turun 1,42%
  • Ikan bandeng: Rp33.972 turun 1,30%
  • Daging kerbau beku (impor): Rp101.603 turun 4,38%
  • Daging kerbau segar (lokal): Rp137.500 turun 1,52%

Tabel Harga Pangan Hari Ini, 28 Mei 2025

Meski sebagian besar harga pangan mengalami penurunan, ada bahan pangan yang mengalami sedikit kenaikan. Berikut tabel harga pangan hari ini, baik naik atau turun, berdasarkan info dari panel harga pangan nasional:

  • Beras SPHP: Rp12.682
  • Kedelai biji kering: Rp10.874
  • Bawang merah: Rp37.476
  • Bawang putih bonggol: Rp41.017
  • Cabai merah keriting: Rp44.377
  • Cabai merah besar: Rp42.264
  • Daging sapi murni: Rp135.356
  • Cabai rawit mewah: Rp46.207
  • Gula konsumsi: Rp18.559
  • Ikan kembung: Rp41.406
  • Ikan tongkol: Rp34.417
  • Garam konsumsi: Rp11.620

Kenapa Harga Pangan Naik Turun?

Harga pangan cenderung fluktuatif atau selalu berubah-ubah. Di hari yang sama, beberapa komoditas dapat mengalami kenaikan harga, sedangkan komoditas lain bisa saja mengalami penurunan harga. Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi naik turunnya harga pangan, beberapa di antaranya:

Permintaan Pasar

Jika permintaan pasar meningkat, misalnya menjelang hari raya, sementara pasokan tetap atau berkurang, harga pangan akan naik. Sebaliknya, jika pasokan banyak tapi permintaan rendah, harga akan turun.

Cuaca dan Musim

Faktor cuaca sangat berpengaruh pada produksi pangan. Bencana alam seperti banjir, kekeringan, dan fenomena el nino dapat merusak panen, mengurangi pasokan, dan menyebabkan harga naik. Musim panen biasanya menyebabkan harga turun karena pasokan melimpah.

Distribusi Logistik

Terjadi gangguan distribusi seperti kemacetan, kenaikan harga bahan bakar, terputusnya jalur transportasi, dapat menyebabkan keterlambatan pasokan. Ini kemudian mengakibatkan harga pangan melonjak tinggi.

Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah dalam negeri dan luar negeri pada bidang impor dan ekspor, subsidi, tarif pajak, serta hal lainnya yang secara strategis bersinggungan dengan kebutuhan masyarakat dapat mempengaruhi harga pangan.

Penimbunan

Penimbunan komoditas pangan dapat mempengaruhi harga pasar secara signifikan. Ketika pelaku usaha atau distributor menahan stok dalam jumlah besar dengan tujuan mengurangi pasokan di pasar, hal ini dapat menciptakan kelangkaan buatan. Akibatnya, permintaan yang tetap tinggi tidak diimbangi dengan ketersediaan barang, sehingga mendorong kenaikan harga secara tidak wajar.

Baca juga artikel terkait HARGA PANGAN atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Elisabet Murni P