Menuju konten utama
BWF World Tour Final 2023

Hak Siar BWF World Tour Final 2023 Tayang di Mana & TV Apa Saja?

Hak siar BWF World Tour Final 2023 untuk wilayah Indonesia dimiliki oleh MNC Group. Cek daftar channel TV lengkap di Indonesia, dan hak siar di negara lain.

Hak Siar BWF World Tour Final 2023 Tayang di Mana & TV Apa Saja?
Badminton BWF World Tour di Istora Senayan, Jakarta, Senin (12/6/2023).ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym.

tirto.id - Hak siar BWF World Tour Final 2023 untuk kawasan Indonesia dimiliki oleh MNC Group. Rangkaian pertandingan badminton pada 13-17 Desember 2023 bisa disaksikan melalui iNews TV, MNCTV, dan live streaming Vision+ untuk kanal SPOTV 1 dan 2, serta Sportstars 1 dan 2.

MNCTV dan iNews TV akan menayangkan BWF World Tour Final 2023 secara gratis (free to air/FTA), yang dapat diakses lewat tayangan TV digital. Kemudian live streaming RCTI plus bisa diakses jika sudah berlangganan paket Vision Premium+Sport.

Penggemar badminton juga dapat mengakses laman visionplus.id secara langsung lewat mesin peramban, atau melalui aplikasi Vision+ di smartphone.

Tayangan BWF World Tour Final 2023 di iNews TV dan MNCTV

BWF World Tour Final 2023 menjadi turnamen puncak dari kalender seri BWF World Tour 2023 akan tayang melalui saluran televisi di bawah naungan MNC Group. Sampai saat ini mereka merupakan pemegang lisensi penayangan turnamen BWF World Tour untuk musim 2023.

Sebelum BWF World Tour Final 2023, MNC Group juga sudah menayangkan seri turnamen World Tour 2023, dari kategori Super 300 sampai Super 1000. Termasuk di antaranya Indonesia Master 2023 pada awal tahun, dan Indonesia Open 2023 pada pertengahan tahun.

BWF World Tour Final 2023 akan mengudara melalui berbagai saluran MNC Grup pada 13-17 Desember 2023. Dalam hal ini tayangan FTA melalui MNCTV dan iNews TV akan berbagi siaran langsung dari 2 lapangan yang akan digunakan, yakni Court 1 dan Court 2.

Babak penyisihan grup BWF World Tour Final 2023 bakal melangsungkan laga bersamaan dari 2 lapangan. Sementara fase semifinal dan final hanya akan menggunakan 1 court saja.

Jika tidak ada perubahan, MNCTV dan iNews TV diagendakan menayangkan BWF World Tour Final 2023 dari babak penyisihan hingga final. Oleh karenanya penggemar bulu tangkis nasional dapat memilih akan menonton laga di Lapangan 1 atau Lapangan 2.

Sedangkan untuk menonton via live streaming, penggemar badminton dapat terlebih dulu mengikuti paket langganan Vision Premium+Sport. Anda bisa memilih paket 1 minggu Rp15.000, khusus untuk menonton BWF World Tour Final 2023.

Selain itu, terdapat pilihan paket lain yang dibanderol Ro35.000 per bulan, Rp95.000 per 3 bulan, atau Rp200.000 per tahun. Harga di atas belum termasuk PPN 11 persen.

Daftar Lengkap Tayangan BWF World Tour Final 2023 di Dunia

Berikut daftar lengkap pemegang hak siar dan tayangan resmi BWF World Tour 2023 untuk sejumlah wilayah di dunia:

  • Brunei Darussalam: Kristal Astro, BesTV, CBA Video System, Migu
  • China: Hunan TV, Youku, Yousports, CCTV, Yangshipin, GRT
  • ChinaTaipei: ELTA
  • HongKong: Now TV, SPOTVNow
  • India: Viacom18
  • Indonesia: iNews TV, MNC Vision, MNCTV, Vision+, Indihome, Maxstream, K Vision, MNC Play
  • Jepang: J-Sports, TV Asahi
  • Korea Selatan: SPOTV
  • Makau: MacauCable TV, TDM
  • Malaysia: Astro
  • Maladewa: Medianet
  • Mongolia: Univision
  • Myanmar: BroadcasterTBC
  • Filipina: Skycable
  • Singapura: Starhub, SPOTVNow
  • TimorLeste: BroadcasterTBC
  • Thailand: Truevision, SPOTVNow
  • Denmark: TV2 Denmark
  • Inggris: TNT Sports
  • Prancis: L’equipe
  • Jerman: Sport Deutchland
  • Hungaria: MTVAHungary
  • Belanda: Ziggo Sports
  • Polandia: Polsat
  • Rusia: MatchTV
  • Slovakia: JOJ
  • Afrika: StarTimes
  • SouthAmerica: Star+
  • CentralAmerica: Star+
  • Karibia: Star+
  • World Wide: BWF TV
*Stasiun TV yang menayangkan BWF World Tour Final 2023 dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemegang hak siar.

Baca juga artikel terkait BWF WORLD TOUR FINAL 2023 atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Permadi Suntama
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Oryza Aditama