Menuju konten utama

H-7 hingga H-1 Lebaran, 512 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

PT Jasa Marga mencatat adanya 512.876 kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek pada H-7 hingga H-1 Lebaran 2021.

H-7 hingga H-1 Lebaran, 512 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek
Foto udara kendaraan terjebak kemacetan di KM 29 saat akan melintasi check point penyekatan di Tol Cikarang Barat KM 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (7/5/2021). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah.

tirto.id - Sepanjang H-7 hingga H-1 Hari Raya Idulfitri 1442 H, PT Jasa Marga mencatat adanya 512.876 kendaraan yang pergi meninggalkan Jabodetabek.

"Pada H-7 hingga H-1 Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau hari Kamis 6 Mei-Rabu 12 Mei, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 512.876 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru lewat keterangan tertulisnya, Kamis (13/5/2021).

Heru menjelaskan, kendaraan itu meninggalkan Jabodetabek dari arah timur, barat, dan selatan secara hampir merata.

Sebanyak 35,6 persen atau 182.451 kendaraan pergi meninggalkan Jakarta ke arah timur. Sekitar 100.646 kendaraan pergi melalui gerbang tol Cikampek Utama dan 81.805 kendaraan pergi melalui gerbang tol Kalihurip Utama, Jalan Tol Cipularang.

Selanjutnya, 179.471 kendaraan meninggalkan Jabodetabek melalui arah barat, tepatnya gerbang tol Cikupa. Lalu, 150.954 kendaraan meninggalkan Jabodetabek melalui arah selatan tepatnya gerbang tol Ciawi, jalan tol Jagorawi.

"Angka ini turun 46,1 persen dari lalu lintas (lalin) normal sebesar 951.602 kendaraan," kata Heru.

Tak dijelaskan apakah kendaraan yang pergi merupakan pemudik. Namun, pemerintah memang memberikan pengecualian bagi kendaraan logistik dan orang dengan keperluan mendesak seperti kunjungan duka, kunjungan keluarga sakit, pernikahan, dan mengantar ibu hamil.

Jasa Marga pun mengingatkan kepada pelaku perjalanan yang dikecualikan untuk menyiapkan surat izin keluar masuk atau surat izin mobilitas lainnya. Selain itu, membawa hasil negatif tes RT-PCR yang berlaku 3x24 jam atau hasil negatif tes rapid antigen yang berlaku 2x24 jam atau hasil negatif tes Genose COVID-19 sebelum keberangkatan.

"Selain itu, Jasa Marga mengimbau agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan saat berada di tempat istirahat," katanya.

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2021 atau tulisan lainnya dari Mohammad Bernie

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Mohammad Bernie
Penulis: Mohammad Bernie
Editor: Maya Saputri